Mengenal Progam LESTARI Ide Paulus Ugang, dalam Membangun Bumi Cidayu

6329
CAMAT NANGA TAMAN - Paulus Ugang, Camat Nanga Taman, yang punya Program LESTARI (Lingkungan Elok, Sejuk, Tentram, Aman, Ramah dan Indah), menjadi andalan utama Camat Nanga Taman, Paulus Ugang. Dengan motto ini, Ugang bertekad menjadikan Bumi Cidayu, Nanga Taman sebagai kecamatan yang benar-benar Lestari.

PROGRAM LESTARI (Lingkungan Elok, Sejuk, Tentram, Aman, Ramah dan Indah), menjadi andalan utama Camat Nanga Taman, Paulus Ugang. Dengan motto ini, Ugang bertekad menjadikan Bumi Cidayu, Nanga Taman sebagai kecamatan yang benar-benar Lestari.

Menurut mantan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Sekadau ini, LESTARI adalah program kerja jangka panjang. Ia berharap motto ini bisa menjadi motivasi tersendiri bagi para pegawai di lingkungan Kecamatan Nanga Taman, Pemerintahan Desa (Pemdes), dan seluruh masyarakat yang ada di Nanga Taman.

Ugang pun meminta, seluruh lapisan masyarakat, untuk bersama-sama, dengan semangat gotong-royong membangun Bumi Cidayu. Kerjasama yang terbaik, diyakini akan mempercepat pembangunan.

“LESTARI tidak hanya menjadi motto atau slogan, namun harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ugang, saat ditemui lawangkuari.com, di ruang kerjanya, Jumat (10/2/2017).

Menurut Ugang, realisasi pertama dari motto ini adalah memprioritaskan pembangunan jalan ke Tempat Pembuangan Akhir Sampahn (TPAS). Kemudian pembanguna taman kecamatan yang berlokasi di Muara Sungai Taman. Ada juga penghijauan di bahu Jalan Raya Nanga Taman-Rawak dengan Pohon Pinang.

Rencana-rencana kegiatan ini, dimaksudkan agar Desa Nanga Taman, yang merupakan ibukota kecamatan lebih tertata, asri, dan rindang. Tujuan lainnya adalah menjadikan Nanga Taman, bebas dari sampah dan asri.

“Langkah awalnya, kita sudah memembersihkan sampah di sepanjang kawasan Objek Wisata Batu Jato, di Desa Pantok. Pada Kamis (9/2/2017, kita normalisasi Sungai Taman dari sampah,” ujarnya.

Selain pembenahan di bidang pembangunan fisik, Ugang juga melakukan pembenahan di bidang administrasi pemerintahan. Pemerintan Kecamatan juga akan memvalidasi data kependudukan, kepemilikan atau aset tanah penduduk, dengan sertifikasi tanah. Di tiap desa, akan ada peningkatan BUMDes untuk menggali potensi.

“Di Nanga Taman, yang terutama adalah potensi wisata yang berasal dari Sumber Daya Alam (SDA). Saya siap bersilaturahmi ke seluruh Desa yang ada di Nanag Taman,” papar Ugang.

Silahturahmi ini dilakikan dalam rangkau melihat secara langsung dan mendapatkan apa permasalahan utama yang dihadapi oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) dalam mewujudkan pelayanan prima terhadap masyarakat.

“Saya akan memposisikan diri sebagai penengah, jikalau ada permasalahan yang dihadapi oleh Pemdes dalam pelaksanaan program, maupun peningkatan pelayanan terhadap masyarakat,” papar Alumnus STIA LAN Bandung.

Untuk mewujudkan hal ini, Ugang berharap masyarakat bisa berpartisipasi, dengan memberikan masukan, kritikan, ataupun saran yang membangun. Karena, peningkatan kesejahteraan masyarakat Nanga Taman adalah tugas bersama, dan untuk kepentingan bersama.

“Saya sangat suka bila ada kritikan dan saran, dari masyarakat. Apabila kerjasama semua pihak bisa berjalan dengan baik, maka Kecamatan Nanga Taman akan maju, sesuai dengan motto-nya, Nanga Taman yang LESTARI,” ujar pria kelahiran Kabupaten Kapuas Hulu ini. (abg)

LEAVE A REPLY