PKBM Tanjung Khatulistiwa Permai Hadirkan Penguji Nasional saat Uji Kompetensi

553
UJI KOMPETENSI - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tanjung Khatulistiwa Permai (TKP), Kecamatan Nanga Mahap, menyelenggrakan Uji Kompetensi Tata Busana. Kegiatan ini berlangsung dua hari, yang dimulai 12-13 Maret 2017.

NANGA MAHAP, LK – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tanjung Khatulistiwa Permai, Kecamatan Nanga Mahap, menyelenggrakan Uji Kompetensi Tata Busana. Kegiatan ini berlangsung dua hari, yang dimulai 12-13 Maret 2017.

Uji Kompetensi Tata Busana level dua ini, diperuntukan bagi para asisten pembuat busana yangg diujikan oleh Lembaga Sertifikasi Kompetensi Tata Busana (LSKTB) dari Jakarta Timur. Hadir sebagai tim penguji yaitu dari ketua LSKTB dan Ketua Umum Asosiasi Profesi Tata Busana.

Adapun peserta uji kompetensi ini ada 30 perempuan yang selama ini dididik oleh PKBM Tanjung Khatulistiwa Permai. Tujuan dari uji kompetensi ini adalah untuk mendapatkan sertifikat kompetensi, yang bermanfaat untuk kemajuan karier para peserta didik.

Menurut Ketua LSKTB, Hj Indra Siswandari, uji kompetensi ini terdiri dari satu jam teori dan lima jam praktek. Semua peserta harus mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, agar bisa lulus.

“Tujuan diadakan ujian ini adalah agar peserta memiliki kualitas dan kuantitas, yang bisa berdaya saing di dunia usaha. Nantinya, mereka akan memenuhi pangsa pasar, melalui keahliannya,” kata Hj Indra.

Adapun penilaiannya berdasarkan kompeten atau tidaknya, pada peserta. Menurut ketua Ikatan Penata Busana Indonesia (IPBI) Kartini, LSKTB dibentuk dan dibina oleh IPBI, berdasarkan UU Kemendiknas 2003.

“Organisasi profesi ini dibentuk pemerintah, untuk mengakomodir peserta uji kompetensi secara mandiri maupun bantuan pemerintah,” paparnya.

Ketua PKBM TKP, Julianti mengatakan, peserta yang ikut ujian ini sebelumnya dilatih dan dibina melalui PKBM TKP. Ada 200 jam pelajaran atau kurang lebih 4-5 bulan, dan siap melaksanakan ujian.

“Sudah dipersiapkan secara matang. Mereka memiliki kecakapan kerja di bidang tata busana. Nantiya mereka akan terus mengembangkan diri, agar mampu menambah pemasukan keluarga,” ujarnya. (ags)

LEAVE A REPLY