Indekos Ilegal Marak, Satpol PP Minta Camat dan Kades Setor Data

392
RAZIA INDEKOS - RAZIA – Sejumlah wanita penghuni indekos terjaring razia yang digelar Satpol PP bersama kepolisian Pontianak beberapa waktu lalu. Maraknya keberadaan indekos ilegal di Kabupaten Sekadau membuat masyarakat resah. Pasalnya beberapa indekos dianggap dijadikan sebagai tempat mesum.

SEKADAU, LK – Menjamurnya indekos illegal, yang diduga kerap digunakan sebagai tempat mesum, membuat warga Sekadau resah. Untuk itu aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta segera melakukan penertiban.

Junaidi, satu di antara warga Sekadau mengatakan, memang perlu sesekali diadakan razia besar-besaran di sejumlah indekos. “Ya memang harus itu. Kalau dibiarkan malah akan semakin menjadi. Tak mungkin kita membiarkan rumah-rumah itu menjadi tempat mesum,” kata Junaidi, kepada lawangkuari.com, Selasa (21/3/2017).

Setelah dirazia, Junaidi berharap indekos itu segera diperiksa izinnya. “Saya rasa banyak indekos itu tidak ada izin. Kalau benar, segera tutup jangan dibiarkan beroperasi,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam beberapa hari terakhir, Satpol PP Sekadau telah menyasar sejumlah indekos yang diduga digunakan tempat mesum.

“Untuk itu, pihak desa maupun kecamatan diharap dapat memberikan data rumah kos yang berada di wilayahnya, sehingga bisa dirazia oleh Satpol PP untuk dilakukan penertiban,” kata Muhammad Arsya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Sekadau.

Menurut dia, Satpol PP hingga saat ini telah banyak menerima laporan dan keluhan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan penghuni indekos yang banyak diisi oleh kaum pelajar tersebut.

“Selain pelajar memang ada masyarakat umum. Dulu sudah pernah ditertibkan. Tapi masih kurang intensif jadi muncul lagi,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan upaya penertiban, Arsya berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Terutama dalam memberikan informasi terkait keberadaan indekos yang dicurigai.

“Kami ini kekurangan data kos yang ada di daerah. Nanti kami akan surati pihak kecamatan atau desa untuk meminta data kos di daerahnya agar kami mudah melakukan penertiban,” ucapnya.

Kepala Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Agustami mengatakan, di daerahnya banyak indekos. Lokasi keberadannya seperti di Jalan Abadi, Jalan Akses Desa Tanjung dan beberapa tempat lain di Jalan Sekadau–Sintang. Ia pun mendukung jika pemerintah daerah, melalui Satpol PP melakukan penertiban.

“Kami siap mendukung pendataan jika memang diminta pihak Satpol PP,” tegasnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Muslimin juga berharap instansi terkait seperti Satpol PP merazia indekos, tarutama yang tidak memiliki izin. Sebab, tidak menutup kemungkinan banyak anak-anak yang menempati indekos berasal dari daerah.

Untuk mengawasi anak, pemilik indekos harus melakukan pengawasan terutama yang datang menginap.Namun kebanyakan yang datang indekos hanya numpang sebentar atau transit saja.

“Pemilik kos harus jeli, apakah yang akan menginap dikosnya memiliki identitas atau tidak. Banyak yang katanya mau nginap sebulan tapi rupanya hanya dua, tiga hari saja,” pungkasnya. (asm)

LEAVE A REPLY