545 Jemaah Calon Haji Sekadau Antre ke Tanah Suci

509
Kasi Haji dan Umrah Kankemenag Sekadau, Abdillah.

SEKADAU, LK – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sekadau mencatat, hingga awal Maret 2017, ada 545 warga Bumi Lawang Kuari yang telah mendaftarkan diri menjadi Jemaah Calon Haji. Kendati demikian, belum disebutkan berapa jumlah kuota yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi pada tahun ini.

Kasi Haji dan Umrah Kankemenag Sekadau, Abdillah mengatakan, berdasarkan jumlah itu, usia termuda calon jemaah haji sekadau adalah 40 tahun. Sedangkan usia tertua mencapai 86 tahun.

“Jumlah JCH yang mendaftar, kalau dihitung sekitar belasan orang setiap bulan. Bahkan ada yang mencapai puluhan orang dalam sebulan,” kata Abdillah, kepada lawangkuari.com, Jumat (31/3/2017).

Pada pemberangkatan ibadah haji tahun lalu, Sekadau mendapat kuota 46 JCH. Sementara pada tahun ini, Abdillah memperkirakan akan ada penambahan 11 JCH. Namun penambahan itu belum juga pasti, lantaran mesti menunggu surat pemberitahuan resmi dari Kementerian Agama.

“Sedangkan jumlah JCH yang telah terdaftar mencapai 545 orang. Harapan kami tentunya tahun ada penambahan,” ucapnya.

Abdillah mengingatkan, JCH terus mempersiapkan diri mulai dari sekarang. Pasalnya jemaah akan berada di Tanah Suci Mekkah 40 hari lamanya.

“Selain itu, juga diharapkan, semua pihak ikut membantu kelancaran prosesi keberangkatan JCH pada 2017 ini,” ucapnya.

Persiapan administrasi JCH asal Sekadau, menurut dia kini telah sampai penyediaan paspor. Di samping itu, akan ada proses pelunasan dana tambahan Rp10 juta.

“Dana tersebut dengan rincian uang sebesar 1.500 Real atau berkisar Rp5 juta per jemaah selama jemaah beribadah haji. Selain itu, paspor diganti Rp360 ribu per jamaah dan biaya manasik haji yang resmi,” ungkapnya.

Dikatakan dia, untuk pelunasan diterapkan awal April 2017, setelah adanya surat resmi Kementerian Agama menyoal kuota haji Sekadau. Sedangkan perlengkapan sudah siap termasuk pakaian dan perabotan lainnya.

“Kalau manasik haji mandiri dilaksanakan selama 10 kali pertemuan. April nanti akan diadakan tes kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Udin, salah seorang JCH yang mendapat gilirn berangkat pada 2023, asal Kecamatan Sekadau Hilir mengatakan sangat berharap dengan adanya penambahan kuota haji

“Karena antrean yang sangat lama ditambah lagi kendala-kendala sebelum tahun keberangkatan, jadi saya harap kuota bisa bertmbah banyak,” harap Udin. (asm)

LEAVE A REPLY