Camat Nanga Mahap Harap Warga Siaga Banjir

429
Banjir melanda Kecamatan Nanga Mahap, karena diguyur hujan sembilan jam lamanta. Satu di antara tempat terparah adalah Pasar Mahap.

NANGA MAHAP, LK – Camat Nanga Mahap, Hermanto membenarkan hujan yang turun selama sembilan jam membuat rumah warga tergenang banjir, termasuk kawasan pasar. Ia mengatakan, masyarakat tetap beraktivitas seperti biasanya, hanya saja sedikit terganggu dengan air pasang.

“Kawasan pasar juga terendam banjir, karena wilayahnya memang di dataran rendah,” ujarnya.

Kondisi air, kata Hermanto, masih bertahan dan biasanya akan surut pada sore hari. Namun, kata dia, tidak menutup kemungkinan jika hujan terus mengguyur ketinggian air akan naik.

“Apalagi Mahap diapit dua sungai yang besar, yaitu Sungai Mahap dan Sungai Sekadau,” tuturnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau Akhmad Suryadi mengatakan, kondisi air masih bertahan. Ia mengungkapkan, air mulai naik sejak malam, namun belum banyak rumah yang terendam banjir.

“Jalan A Yani sudah terendam banjir termasuk kawasan pasar. Aktivitas masyarakat seperti biasa, belum ada yang mengungsi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pihaknya pun berupaya mengantisipasi bila ketinggian air naik, terutama daerah rawan. Pihaknya, kata dia, juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap banjir.

“Meski kondisinya masih bertahan tapi tidak menutup kemungkinan ketinggiannya naik lagi bila hujan. Ketinggiar airnya masih dibawah sekitar setengah meter,” jelasnya.

Ia mengatakan, kondisi hujan terjadi di daerah perhuluan sehingga menyebabkan Nanga Mahap terendam air. “Imbas dari hujan akan berentet ke Nanga Taman, Rawak,” kata dia.

Dikatakan, pihaknya berupaya untuk mengambil langkah bila ketinggian air semakin naik. Pihaknya, kata dia, juga telah memonitoring ke lokasi banjir.

“Antisipasi terus dilakukan, jika memang ketinggian air naik dan bila masyarakat perlu diungsikan akan diungsikan. Tapi saat ini belum ada yang mengungsi,” pungkasnya. (asm)

LEAVE A REPLY