Semakin Parah, Dewan Desak Pihak Terkait Perbaiki Jalan Jembatan Penanjung

673
Kondisi jalan nasional di Kabupaten Sekadau, tepatnya di KM3 sebelum Jembatan Penanjung, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau semakin mengkhawatirkan. Longsor yang terjadi beberapa waktu lalu itu membuat kerusakan jalan semakin membesar.

SEKADAU, LK Kondisi jalan nasional di Kabupaten Sekadau, tepatnya di KM3 sebelum Jembatan Penanjung, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau semakin mengkhawatirkan. Longsor yang terjadi beberapa waktu lalu itu membuat kerusakan jalan semakin membesar.

Kondisi tersebut bila terus dibiarkan tentunya akan sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas. Karena sudah cukup lama terjadi sehingga perlu mendapatkan perhatian agar segera diperbaiki.

Markus, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau meminta pemerinta segera turun tangan melakukan tindakan. Pasalnya, kerusakan itu semakin hari kian parah sehingga dikhawatirkan badan jalan ikut ambruk.

“Harus segera diperbaiki, sebelum semuanya terlambat. Jangan tunggu-tunggu terus,” kata Markus, kepada lawangkuari.com, Minggu (7/5/2017).

Karena kondisi jalan yang rusak tersebut, pengendara pun harus berhati-hati. Tapi, pengendara yang melintas itu terpaksa mengambi jalan agak ke tengah sehingga hal itu dikhwatirkan dapat menimbulkan kecelakaan.

“Jangan sampai sudah ada korban baru pemerintah pusat memperbaikinya. Ini kan jalan nasional jadi kewenangan pemerintah pusat untuk memperbaikinya,” paparnya.

Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan. Ia mengatakan, kewenangan jalan tersebut bukan kewenangan pemerintah daerah, kendati demikian diharapkan kondisi tersebut dapat diperbaiki.

Dia meminta, kerusakan tersebut segera ditangani. Sebab, jalan itu merupakan akses vital bagi masyarakat yang setiap hari berlalu-lintas melewati jalan itu.

“Dikhawatirkan jika ambruk maka putus akses masyarakat yang mau ke Pontianak ataupun ke wilayah Timur Kalbar,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sekadau, M Ramsyah mengatakan, baru-baru ini tim dari provinsi sudah meninjau ke lapangan. Bahkan sudah dilakukan pengukuran dari pondasi yang rusak di Jembatan Penanjung tersebut.

“Untuk anggarannya itu bersumber dari dana pemeliharaan,” kata dia.

Ramsyah menegaskan, untuk surat yang disampaikan beberapa waktu lalu sudah mendapat respon. Kini pihaknya telah menerima balasan surat dari Satker Jalan Nasional di Kalbar. “Sudah ada balasannya. Intinya, tahun ini akan dikerjakan,” pungkasnya. (asm)

 

LEAVE A REPLY