Tim Dayung Bintang Hitam Rajai Sintang Bidar Race 2017

668
Tim Bidar Race Bintang Hitam, Desa Sei Ayak I, berhasil meraih gelar juara pada perhelatan Sintang Bidar Race 2017. Event ini diselenggarakan dalam rangka perayaan Harjad Kota Sintang ke-655.

SUNGAI AYAK, LK – TIM Dayung Perahu Bidar Kabupaten Sekadau, yang diwakili oleh Tim Bintang Hitam, Desa Sei Ayak I, berhasil jadi yang terbaik pada Kejuaraan Sampan Bidar. Event yang bertajuk Sintang Bidar Race 2017, diselenggarakan oleh Pemkab Sintang, dalam rangka Hari Jadi (Harjad) Kota Sintang ke-655.

Sintang Bidar Race 2017, berlangsung di Depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Sabtu (6/5/2017). Kejuaraan ini diikuti oleh 26 tim, yang berasal dari Kabupaten Sintang, Sekadau, dan Melawi. Sintang mengirimkan 13 tim, Sekadau 12 tim, dan Melawi mengirimkan 1 tim terbaiknya.

Adapun tim terbaik dari Kabupaten Sekadau, yang meraih gelar juara pertama diwakili oleh Tim Dayung Bintang Hitam, asal Desa Sei Ayak I, Kecamatan Belitang Hilir. Juara kedua diraih Tim Dayung Sintang,  dan peringkat ketiga diraih Tim Dayung Desa Suak Payung, Kecamatan Sekadau Hilir, sementara peringkat keempat adalah juara bertahan, asal Kabupaten Melawi.

“Semuanya berkat kerjasama dan motivasi yang besar dari para pedayung. Kita berusaha menjadi yang terbaik, melalui latihan intensif, sejak beberapa waktu yang lalu,” kata Jhoni, Ketua Tim Bintang Hitam Bidar Race Desa Sei Ayak I, kepada lawangkuari.com, Minggu (7/7/2017).

Jhoni berharap, dengan gelar ini, maka Pemkab dan Pengcab PODSI Sekadau, bisa memberikan perhatiannya.  Pihaknya juga terus meningkatkan kemampuan pedayung, karena target kita selanjutnya adalah meraih gelar di tingkat yang lebih tinggi, misalnya Kejurda, bahkan nasional.

“Target kita adalah tampil di Kejurda tingkat provinsi, kalau bisa bahkan di tingkat nasional. Kami berharap, dukungan semua pihak, terutama Pemkab,” paparnya.

Kades Sei Ayak Satu, Ilham, mengatakan Bintang Hitam, Tim Dayung yang meraih gelar juara pertama di Bidar Race Sintang 2017, adalah tim yang terdiri dari para pemuda-pemuda di desanya. Keberhasilan ini jadi prestasi tertinggi yang diraih, semuanya berkat semangat dan motivasi para pedayung.

“Kami sejak jauh-jauh hari telah mempersiapkan lomba ini. Dan semuanya terbayar saat meraih gelar ini. Kerjasama dan kesolidan tim Dayung Bintang Hitam, sangat mebanggakan, terutama warga Desa Sei Ayak I,” ujar Ilham.

Menurut Ilham, pihaknya tidak menyangka bisa meraih gelar tertinggi pada kejuaraan ini. Dengan latihan dan semangat yang besar, tim asuhan Jhoni Suparta ini, bisa mengalahkan tim-tim terbaik dari Sintang, sebagai tuan rumah, dan juara bertahan dari Melawi.

“Kita optimis bisa meraih gelar di tingkat yang lebih tinggi, misalnya Kejurda yang akan diselenggrakan di Kota Pontianak, pada Juli mendatang. Kita harapkan dukungan semua pihak,” paparnya.

Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sekadau, Muhammad Jais,  sangat mengapresiasi keberhasilan dua tim Dayung Sekadau pada Bidar Race Sintang 2017. Menurutnya, ini merupakan prestasi yang terbaik dari Tim Dayung Bumi Lawang Kuari.

“Selamat untuk dua Tim Dayung perwakilan Kabupaten Sekadau, yang telah meraih dua gelar di Bidar Race Sintang 2017. Prestasi ini tentu sangat membanggakan,” kata Jais.

Menurut Jais, dengan meraih dua gelar pada kejuaraan di Sintang, PODSI Sekadau terus meningkatkan prestasi pedayung-pedayung. Melihat prestasi tersebut, PODSI Sekadau akan segera membentuk tim kabupaten, yang nantinya akan dikirim ke Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Kota Pontianak. (fjr/amy)

 

LEAVE A REPLY