RSAU Lanud Supadio Bagikan Masker ke Personel Jaga

161
Personel RSAU dr Muhammad Sutomo membagikan masker ke personel jaga. Pembagian ini dilakukan untuk mengantisipasi anomali cuaca yang ekstrem, terutama kualitas udara yang buruk.

KUBU RAYA, LK – Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) Tingkat III dr Muhammad Sutomo, Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, membagikan masker kepada personel jaga, Minggu (30/7). Dengan pembagian ini, maka para personel diharapkan bisa memakainya saat bertugas.

Pembagian masker ini juga sebagai upaya mengantisipasi dampak penyakit dari cuaca panas dan kabut asap, serta debu di musim kemarau. Lanud Supadio, yang berlokasi di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, terkenal dengan daerah rawan terjadinya gejolak kabut asap, terutama dari daerah gambut saat kemarau.

Pembagian masker ini, dipimpin langsung oleh Danlanud Supadio, Marsma TNI Minggit Tribowo. Menurut Danlanud, anomali cuaca di Kalbar secara umum mulai berubah, dari musim hujan ke musim kemarau. Keadaan ini sudah ditandai dengan curah hujan yang akhir-akhir ini mulai menurun.

“Datangnya musim kemarau, tentu kita harus waspada. Terutama akan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hal ini bisa menimbulkan berbagai penyakit, yang diakibatkan oleh asap. Makanya kita bagikan masker ini, guna menangkal penyebaran penyakit saat cuaca panas akibat Karhutla,” ujar Marsma Minggit.

Untuk mengantisipasinya, pemerintah telah menyiagakan pesawat helikopter yang telah standby di main Apron Lanud Supadio. Untuk mencegah penyakit yang diakibatkan oleh asap maka .

“Guna antisipasi terjadinya karhutla pemerintah melalui Badan Nasional Penanggunalangan Bencana (BNPB) telah mengerahkan pesawat Helikopter untuk mendukung kegiatan pencegahan Karhutla di Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjut Danlanud, pihaknya juga mensiagakan Helikopter Bolcow (B-105) dan helikopter Kamov, untuk patroli dan water bombing.  Helikopter ini telah melaksanakan water bombing setiap hari untuk memadamkan titik api yang tersebar diwilayah Pontianak dan Kubu Raya.

Pesonel jaga Lanud Supadio, menggenakan Masker yang dibagikan oleh RSAU dr Muhammad Sutomo, MInggu (30/7/2017). Pembagian ini dilakukan dalam upaya mencegah penyakit saluran pernafasan.

“Lanud Supadio sangat mendukung BNPB dalam pencegahan Karhutla di Kalbar dan mudah-mudahan keadaan seperti ini tidak berlangsung lama. Bagi masyarakat yang akan membuka lahan untuk berladang, janganlah membersihkan lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat berbahaya bagi masyarakat luas,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Ka RSAU Tingkat III dr Muhammad Sutomo, Letkol Kes dr MT Rahman, Sp.Rad menjelaskan, kualitas udara di wilayah Pontianak umumnya dan sekitar wilayah Kubu Raya kurang bagus. Hal ini disebabkan oleh anomali cuaca yang sudah berubah dari musim hujan ke musim kemarau dan diperparah dengan adanya asap akibat kebakaran lahan.

Untuk mengantisipasinya maka Lanud Supadio melalui RSAU, membagikan masker kepada seluruh anggota di jajaran Lanud, dan terutama kepada personel yang melaksanakan tugas jaga agar terhindar dari penyakit yang diakibatkan asap.

“Para anggota yang tugas jaga sangat riskan terkena dampak asap. Oleh karena itu, mereka harus menggunakan masker, sebagai salah satu cara mencegah penyebaran penyakit,” pungkasnya. (amy)

LEAVE A REPLY