Lima Penerjun UKM Terpa Untan Lulus Kursus Terjun Bebas Olahraga di Pusdiklat Paskhas

308
Lima penerjun muda UKM Terjun Payung (Terpa) Untan, di bawah binaan Fasida Kalbar, berfoto bersama dengan Danlanud Supadio, Marsma Minggit Tribowo, selaku Ketum Fasida Kalbar. Keenam penerjun muda ini baru saja mengikuti pendidikan dan latihan kursus dasar TBO di Pusdiklat Paskhas, Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung. Mereka bersilahturahmi dengan Danlanud, dalam rangka dukungan pembinaan Cabor ini, di ruang kerja Danlanud Supadio, Senin (4/9/2017)

LIMA penerjun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Terjun Payung (Terpa) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, berhasil menyelesaikan pendidikan Kursus Dasar Terjun Bebas Olahraga (TBO) 2017. Mereka merupakan calon-calon penerjun yang tergabung di Federasi Aero Sport Daerah (Fasida) Kalbar.

Kelima penerjun muda ini mengikuti kursus dasar TBO di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Khas (Paskhas) Angkatan Udara (AU), sejak 9-30 Agustus 2017. Kursus TBO ini diikuti oleh kalangan sipil, Kepolisian, dan Militer, untuk menggali potensi dan minat dirgantara masyarakat.

“Kita bersyukur, mereka sudah kembali dengan hasil terbaik. Enam penerjun ini adalah bibit-bibit muda Fasida Kalbar. Kita akan terus tingkatkan kemampuan mereka,” ujar Ketua Umum Fasida Kalbar, Marsekal Pertama (Marsma) Minggit Tribowo.

Perwira tinggi berbintang satu TNI AU, yang juga menjabat sebagai Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio menjelaskan, perkembangan Cabor Terpa Kalbar sangat signifikan. Para penerjun, tidak hanya tampil pada kejuaraan-kejuaraan, namun juga aktif memeriahkan berbagai event- di Kalbar.

Enam Penerjun Muda UKM Terpa Untan di bawah binaan Fasida Kalbar, mengikuti pembukaan kursus pelatihan Terjun Bebas Olahraga (TBO) di Pusdiklat Paskhas TNI AU, di Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung.

“Terpa sudah jadi salah satu Cabor Dirgantara yang dipertandingkan dalam berbagai kejuaraan, baik singgle ataupun multievent, termasuk di kalangan militer maupun sipil,” paparnya.

Untuk itu, Danlanud berharap, ke depannya para penerjun muda ini diharapkan terus meningkatkan kemampuannya. Lanud Supadion sendiri, terus memfasilitasi berbagai sarana dan prasana, baik alat maupun dukungan lainnya.

Marsma Minggit optimis, Terpa selalu jadi Cabor unggulan Kalbar dalam setiap kejuaraan di tingkat nasional. Ia pun bertekad, bisa melahirkan atlet penerjun asli Kalbar, yang berprestasi di level nasional.

Sekretaris Pengprov Persatuan Olahraga Dirgantara (Pordirga) Kalbar, Ramli Ramlan mengatakan, Cabor Terpa Kalbar punya masa depan yang cerah, karena banyak penerjun-penerjun muda berpotensi. Pordirga sendiri, paparnya, akan terus membina para penerjun muda tersebut, agar bisa berkembang.

Dua Penerjun Payung Fasida Kalbar, latihan rutin untuk meningkatkan kemampuan. Fasida Kalbar di bawah kepemimpinan Danlanud Supadio, Marsma Minggit Tribowo, terus mengembangkan kemampuan para penerjun.

“Kita mengapresiasi perhatian dan dukungan utama dari Danlanud dan jajaran Lanud Supadio. Tidak mudah mengembangkan Cabor ini, karena memerlukan totalitas, terutama menyangkut penyediaan sarana dan prasarana,” ujar Ramli.

Adapun lima penerjun muda yang mengikuti pendidikan Kursus Dasar Terjun Bebas Olahraga (TBO) 2017, adalah Arbi Yudha, dari FKIP. Kemudian Desi Maulidia dan Sepbriyan Rizky Saputra, mahasiswa MIPA. Lalu ada Rodhiyatulliyani, dari FISIP. Dan terkahir, Yudha Apriaji, asal Fakultas Kehutanan.

Mereka dinyatakan lulus setelah mengikuti upacara penutupan pendidikan Kursus TBO 2017, dan penyematan brevet serta penyerahan ijazah, yang dipimpin oleh Komandan Pusdiklat (Danpusdiklat) Paskhas, Kolonel Pas Chandra Waskita. Upacara dilaksanakan di Lapangan Apel Pusdiklat Paskhas, Lanud Sulaiman, Margahayu,Bandung, Rabu (30/8).

Selama tiga minggu, mereka mendapat pelatihan dan pendidikan memgenai teknik pelipatan parachute, teknik exit, teknik melayang, teknik mengemudi, teknik pattern serta teknik pendaratan. Dalam pelaksanaan praktek terjun, para penerjun Terpa Fasida Kalbar, dicombine dengan siswa Instruktur Terjun Bebas Tempur.

Para penerjun muda tersebut, mendapat ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang teknik dan taktik TBO dari para pelatih dan Instruktur Pusdiklat Paskhas. Sebagai pelaksana pendidikan adalah Satuan Pendidikan Matra (Satdik Matra) Pusdiklat Paskhas, di bawah pimpinan Mayor Pas Roni Cahyo Setiawan.(amy)

LEAVE A REPLY