Dua Penerbang Skadron Udara 1 Lanud Supadio Raih 2.000 Jam Terbang

107
Dua Penerbang Skadron Udara 1 Elang Khatulistiwa Lanud Supadio,yang berhasil meraih prestasi 2.000 Jam Terbang. Keduanya adalah adalah Mayor Pnb I Gusti Ngurah Adi Brata dan Mayor Pnb Amry Taufanny.

KUBU RAYA, LK  – Dua penerbang Skadron Udara (Skadud) 1 Elang Khatulistiwa Lanud Supadio, berhasil meraih prestasi membanggakan. Keduanya adalah Mayor Pnb I Gusti Ngurah Adi Brata dan Mayor Pnb Amry Taufanny.

Kedua penerbang ini berhasil mendapatkan badge 2.000 Jam Terbang (JT), pesawat Hawk 100/200. Penyematan badge kebanggaan ini berlangsung di Graha Teddy Kustari (GTK), Kamis (28/9/2017). Bagde tersebut disematkan oleh Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Minggit Tribowo, S.IP.

Selain penyematan bagde 2.000 JT, Danlanud juga membuka Pendidikan (DIK) Transisi ke-17 Skadud 1.  Adapun siswa Transisi ke-17 adalah Letda Pnb I Putu Mertha Suryadi, Letda Pnb Ilham Fariq Adriawan, dan Letda Pnb Arfa Reza Utama.

Danlanud Supadio, Marsma Minggit Tribowo, menyematkan bagde 2.000 Jam Terbang, kepada dua penerbang atas nama adalah Mayor Pnb I Gusti Ngurah Adi Brata dan Mayor Pnb Amry Taufanny.

Dalam sambutannya, Danlanud Supadio mengatakan, pencapaian 2.000 JT penerbang pesawat tempur Hawk 100/200, dan jadi prestasi yang membanggakan. Menurutnya, prestasi ini hanya dapat diraih oleh para penerbang yang terdidik, terlatih, dan profesional, serta ditunjang dengan kerja keras dan kesehatan fisik yang prima.

“Keberhasilan ini adalah kebanggaan tersendiri, baik untuk pribadi, keluarga maupun organisasi TNI AU dan Lanud Supadio,”tuturnya.

Pencapaian 2.000 JT pada pesawat tempur, lanjut Marsma Minggit tidak lah mudah. Prestasin ini diraih dengan pengorbanan, yang membutuhkan kerja keras dan dedikasi yang tinggi. Penerbang wajib memiliki kesehatan yang prima, serta jiwa Airmanship yang ungul.

“Semoga dengan prestasi ini, para penerbang di Skadud 1 Elang Khatulistiwa semakin termotivasi, untuk memberikan yang terbaik bagi satuan, bangsa, dan negara,” papar Danlanud.

Danlanud Supadio, Marsma Minggit Tribowo, menyematkan tanda peserta Pendidikan (DIK) Transisi ke-17 Skadud 1. Adapun siswa Transisi ke-17 adalah Letda Pnb I Putu Mertha Suryadi, Letda Pnb Ilham Fariq Adriawan, dan Letda Pnb Arfa Reza Utama.

Sementara itu, kepada para perwira siswa transisi angkatan ke-17, Danlanud menyampaikan ucapan selamat belajar dan berlatih sekaligus mengingatkan untuk mematuhi setiap instruksi yang disampaikan oleh para instruktur penerbang Skadud 1.

Mayor Pnb I Gusti Ngurah Adi Brata, salah seorang penerbang yang meraih 2.000 JT tidak dapat menyembunyikan kebanggaan dan kegembiraannya. Ia mengakyi, tidak semua penerbang dapat mencapai 2.000 JT, untuk itu, ia sangat bersyukur.

“Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan adanya tradisi ini, tentunya dapat memotivasi para penerbang yang belum meraih 2.000 JT,” ujar penerbang alumni AAU 2001.

Hal serupa juga disampaikan oleh Mayor Pnb Amry Taufanny. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilannya, meraih 2.000 JT dengan pesawat tempur Hawk 100/200.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri GM PT Air Nav Indonesia Cabang Madya Pontianak, Kepala Stasiun BMKG Supadio, Para Kepala Dinas (Kadis), Komandan Satuan (Dansat), serta segenap keluarga besar Skadron Udara 1 Lanud Supadio. (amy)

LEAVE A REPLY