Lomba Tari Nusantara Kontemporer, Semarakkan HUT Persatuan Istri Anggota Ardhya Garini Lanud Supadio

267
PERSATUAN Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhya Garini (AG) Cabang 19/D.I Lanud Supadio, yang dipimpin oleh Ny Wanty Minggit Tribowo, menggelar Lomba Tari Nusantara Kontemporer (Tari Kreasi). Lomba ini digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 PIA Ardhya Garini, di Graha Teddy Kustari, Selasa (10/10/2017).

PERSATUAN Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhya Garini (AG) Cabang 19/D.I Lanud Supadio, yang dipimpin oleh Ny Wanty Minggit Tribowo, menggelar Lomba Tari Nusantara Kontemporer (Tari Kreasi). Lomba ini digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 PIA Ardhya Garini.

Selain Lomba Tari Nusantara Kontemporer (Tari Kreasi), PIA AG Lanud Supadio, juga menggelar Lomba Vocal Group.

Kedua lomba ini, diikuti oleh enam tim, yang berasal dari tiap-tiap ranting kedinasan di jajaran Lanud Supadio. Kegiatan yang berlangsung di Graha Teddy Kustari, Selasa (10/10/201), berlangsung semarak dan meriah, dengan kehadiran ratusan pasang mata penonton.

Ketua PIA AG Cab. 19/D.I Lanud Supadio, Ny Wanty Minggit mengatakan, dua lomba ini diselenggarakan dua hari. Pada Selasa, digelar Lomba Tari Nusantara Kontemporer, dan pada Rabu (11/10), dilanjutkan untuk Lomba Vocal Grup.

“Peserta lomba adalah ibu-ibu anggota PIA AG Lanud Supadii, dari tiap-tiap ranting kedinasan. Kami bersyukur, lomba ini berjalan semarak dan meriah,” papar Ny Wanty.

Dua lomba ini semakin semarak, karena panitia mendatangkan juri adalah dari pihak luar Lanud. Para juri ini merupakan profesional, yang kesehariannya berkecimpung di dunia seni dan tari.

“Sehingga penilaian lomba tentunya lebih obyektif, karena dilakukan oleh yang benar-benar memahami tari dan seni,” katanya.

PERSATUAN Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhya Garini (AG) Cabang 19/D.I Lanud Supadio, yang dipimpin oleh Ny Wanty Minggit Tribowo, menggelar Lomba Tari Nusantara Kontemporer (Tari Kreasi). Lomba ini digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 PIA Ardhya Garini, di Graha Teddy Kustari, Selasa (10/10/2017).

Ny Wanty pun berharap, dengan adanya kegiatan ini, maka perayaan HUT PIA AG ke-61 di lingkungan Lanud Supadio bisa meriah dan berkesan. Menurutnya, peran PIA AG Lanud Supadio sangat strategis, terutama dalam mendukung kinerja para suami, yang merupakan anggota Lanud.

Salah seorang juri, Eugene Yohanes Palaunsoeka menjelaskan, secara teknis penjurian dalam lomba tari ini telah diatur oleh panitia. Adapun syaratnya adalah setiap tim, yang terdiri dari lima hingga enam orang, harus menampilkan satu Tarian Daerah Kreasi Kontemporer.

“Durasi tariannya, tidak lebih dari delapan menit. Kemudian, harus ada keserasian antara tarian, musik, kontum dan aksesoris,” ujarnya.

Yohanes menambahkan, setiap Tarian Daerah tentunya mempunyai nilai atau makna yang terkandung dalam tarian tersebut. Oleh karenanya, dalam menari kita harus betul-betul detail dalam setiap gerakan sehingga makna dari tarian tersebut dapat diterima oleh para penonton.

“Penampilan peserta lomba tarian sudah bagus dan aksesoris serta kostum yang dikenakan sangat menarik. Namun demikian, setiap lomba tentunya tidak semua yang menjadi juara namun dewan juri harus memilih peserta yang terbaik,” tutur Yohanes, yang juga Ketua Dewan Kesenian Kalbar.

Adapun pemenang pertama Tarian Daerah Kreasi Kontemporer adalah PIA AG Ranting Yonko 465 Paskhas. Juara kedua diraih PIA AG Ranting Denhanud 473 Paskhas, dan juara ketiga PIA AG Ranting Satpomau. (amy)

LEAVE A REPLY