Kolonel Pnb Setiawan Pimpin Wing Udara 7 Lanud Supadio

261
Danlanud Supadio, Marsma Minggit Tribowo, diapit dua perwira menengah, Kolonel Pnb M Yani Amirullah (kiri) Danwing Udara7 yang lama dan Kolonel Pnb Setiawan, Danwing yang baru.

JABATAN Komandan Wing (Danwing) Udara 7 Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, kembali berganti. Kolonel Pnb M Yani Amirullah, secara resmi menyerahkan tongkat komando kepada penggantinya, Kolonel Pnb Setiawan.

Serah Terima Jabatan (Sertijab) ini berlangsung melalui upacara yang khidmat di Main Apron Lanud Supadio, Rabu (18/10/2017). Upacara ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanud (Danlanud) Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Minggit Tribowo, S.IP.

Hadir dalam kegiatan ini, sejumlah undangan pejabat instansi pemerintahan, Kepolisian, Angkasa Pura II, Air Nav, tokoh masyarakat, dan para Kadis, Komandan Satuan (Dansat), serta segenap jajaran prajurit Lanud Supadio.

Dalam sambutannya, Marsma Minggit mengatakan, sertijab ini merupakan suatu keniscayaan dalam organisasi, terutama di lingkungan TNI AU. Dengan adanya pergantian pejabat, maka roda organisasi akan terus berjalan, sesuai dengan kebutuhan.

Penandatanganan Sertijab Danwing Udara 7, dari Kolonel Pnb M Yani Amirullah, kepada Kolonel Pnb Setiawan, yang menjabat sebagai Danwing Udara 7, Lanud Supadio, yang baru.

“Saya mengapresiasi peran dan kinerja Danwing yang lama. Kolonel Pnb M Yani Amirullah, selama bertugas di Lanud Supadio, benar-benar menunjukkan prestasi dan dedikasi,” paparnya.

Dengan prestasi dan dedikasi tersebut, lanjut Danlanud, maka Kolonel Yani, mendapatkan promosi jabatan, yaitu menjadi Danlanud Jayapura. Danlanud berharap, di tempat yang baru, Kolonel Yani bisa meningkatkan kinerja dan prestasinya.

Sementara, untuk Kolonel Pnb Setiawan, sebagai pejabat baru, diharapkan bisa segera beradaptasi, sehingga mudah dalam pelaksanaan tugas. Danlanud juga meminta, segenap jajaran prajurit Lanud Supadio, bisa mendukung Danwing yang baru.

“Sama dukungannya dengan yang kita berikan untuk Danding yang lama. Peningkatan kinerja pimpinan, bisa menjadikan satuan sebagai organisasi yang terus maju,” kata Marsma Minggit.

Perwira tinggi TNI AU, lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1991 ini juga menyatakan, bahwa kehadiran Wing Udara 7, yang membawahi dua Skadron Udara, yaitu 1 dan 51, menjadikan Lanud Supadio semakin siap menjaga kedaulatan negar, terutama di Kalbar, yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga.

Penyerahan Tongkat Komando kepada Kolonel Pnb Setiawan, yang menjabat sebagai Danwing Udara 7, Lanud Supadio.

 

“Lanud Supadio merupakan wilayah strategis. Berada di wilayah perbatasan. Sehingga harus bisa didukung dengan personel yang cakap dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Dalam setiap operasi harian, Lanud Supadio telah menyiagakan satuan tempur Skadron Udara I, dengan pesawat tempur Hawk 100/200. Sementara untuk memperkuat kedudukan, maka juga disiagakan pesawat tanpa awak, dari Skadron Udara 51.

“Semua ini untuk membantu pemerintah dalam pembangunan. Lanud Supadio, terus menjaga kedaulatan udara Kalbar, terutama dari berbagai gangguan yang kapan bisa saja bisa terjadi,” katanya.

Pejabat baru Danwing Udara 7, Kolonel PNB Setiawan, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Iswahyudi. Ia merupakan alumni AAU tahun 1995, dan pernah menjabat sebagai Komandan Skadron Udara (Danskadud) 3 Wing Udara 3. Ia adalah penerbang pesawat F-1 Fighting Falcon.

Selain upacara Sertijab Danwing Udara 7, Lanud Supadio juga menggelar Sertijab Kepala Dinas Personel. Pejabat sebelumnya, Kolonel Adm Muchtar Bakhrong, kepada pejabat baru, Letkol Pnb Sidik Setiyono. (amy)

LEAVE A REPLY