Prajurit Lanud Supadio Tingkatkan Kemampuan Menembak Laras Panjang dan Pendek

248
Prajurit Lanud Supadio, latihan menembak laras panjang, yang dilaksanakan di lapangan tembak Sekolah Polisi Negara (SPN), Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya dan untuk menembak pistol digelar di lapangan tembak Mako Batalyon 465 Paskhas Brajamusti, Selasa (24/10/2017).

JAJARAN anggota Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, terus meningkatkan berbagai kemampuan, salah satunya adalah kemampuan menembak. Oleh karenanya, Lanud Supadio telah diprogramkan latihan menembak, yang dilakukan setiap tiga bulan (Triwulan) sekali.

“Kemampuan menembak adalah hal yang niscaya bagi seorang anggota TNI, termasuk anggota Lanud Supadio. Namun, keterampilan menembak yang mumpuni tidak datang dengan sendirinya, dan diperlukan latihan yang berkesinambungan,” kata Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan (Kasi Kamhanlan), Letkol Pom Iskandar, S.H.

Memasuki Triwulan IV, segenap personel Lanud Supadio kembali melaksanakan latihan menembak, baik laras panjang maupun laras pendek atau pistol.

Prajurit Lanud Supadio, latihan menembak laras panjang, yang dilaksanakan di lapangan tembak Sekolah Polisi Negara (SPN), Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya dan untuk menembak pistol digelar di lapangan tembak Mako Batalyon 465 Paskhas Brajamusti, Selasa (24/10/2017).

Untuk menembak laras panjang, dilaksanakan di lapangan tembak Sekolah Polisi Negara (SPN), Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya dan untuk menembak pistol digelar di lapangan tembak Mako Batalyon 465 Paskhas Brajamusti, Selasa (24/10/2017).

“Segenap prajurit di jajaran Lanud Supadio secara rutin melaksanakan latihan menembak baik itu laras panjang maupun pistol dengan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan dalam menggunakan senjata,” papar Letkol Pom Iskandar.

Prajurit Lanud Supadio, latihan menembak laras panjang, yang dilaksanakan di lapangan tembak Sekolah Polisi Negara (SPN), Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya dan untuk menembak pistol digelar di lapangan tembak Mako Batalyon 465 Paskhas Brajamusti, Selasa (24/10/2017).

“Latihan rutin menembak laras panjang diperuntukkan bagi seluruh anggota. Sedangkan pistol, hanya untuk Perwira, personel Satpomau, Intel dan Wanita Angkatan Udara atau Wara,” lanjut Letkol POM Iskandar.

Ditempat yang sama, Kasi Senjata (Kasisen) Dislog, Mayor Tek Zulkifli mengutarakan, sebelum melaksanakan latihan menembak terlebih dahulu di refresh kembali tata cara penggunaan senjata sesuai prosedur yang telah ditentukan, hal ini dimaksudkan agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan aman dan lancar sehingga zero accident tercapai

“Untuk menembak laras panjang amunisi yang digunakan sebanyak 20 butir peluru dan jarak tembak 100 meter dengan tiga sikap yaitu tiarap, duduk dan berdiri. Sedangkan pistol menggunakan amunisi berjumlah 10 butir peluru dengan jarak tembak 75 meter,” ujar Mayor Tek Zulkifli. (amy)

LEAVE A REPLY