Semarak Perayaan Hari Guru Nasional di Sekadau

188
Perayaan hari guru nasional di Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau.

BALAI SEPUAK, LK – Semarak perayaan hari guru dilakukan disejumlah sekolah di Kabupaten Sekadau, tak terkecuali SMP Negeri 1 Kecamatan Belitang Hulu, Sabtu (25/11). Sekolah tersebut mengadakan upacara bendera hingga potong kue.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Belitang Hulu, Nazur Yardana. Ia juga bertindak sebagai inspektur ucapara dalam perayaan hari guru nasional itu.

“Usia 72 tahun, bukan usia yang muda namun bisa dikatakan masuk kategori usia dewasa dari sebuah negara yang dimerdekakan secara perjuangan. PGRI maupun guru tentu diusia tersebut harus terus meningkatkan profesionalismenya dan lebih bermartabat serta komitmen dalam  menjalankan amanah negara serta  masyrakat,” jelas Nazur Yardana.

Ia mengatakan, dalam kesempatan itu dirinya mengucapkan selamat hari guru nasional. Ia juga beharap, guru semakin sukses dan jaya selalu.

“Pelihara rasa kecintaan kita serta rasa kebersamaan kita dan hindari perbedaan untuk menunjang kesatuan dan persatuan kita. Hidup guru seluruh tanah air Indonesia dan hidup PGRI,” punngkasnya yang disambut tepuk tangan para guru dan siswa SMPN 1 Belitang Hulu.

Sebelumnya, Wabup Sekadau, Aloysius mengapresiasi dedikasi, komitmen dan ikhtiar yang telah dilakukan para guru dan tenaga kependidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, Hal itu disampaikannya dalam upacara peringatan HUT PGRI ke-72 dan hari guru nasional yang digelar di Kecamatan Nanga Taman, Kamis (23/11) lalu.

“Guru adalah seorang panutan bagi siswanya, baik dilingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” ujar Wakil Bupati Sekadau, Aloysius.

Aloy mengatakan, guru memiliki peran yang amat mulia dan strategis. Untuk itu, kata dia, berbanggalah menjadi seorang guru. Sebab, ditangan para guru dan tenaga kependidikan masa depan bangsa menjadi taruhan.

“Melalui peserta didik di sekolah, kita akan menentukan masa depan bangsa. Kita bisa berdiri tegak saat ini juga karena pernah ditempa oleh para guru,” ucapnya.

Tentunya, kata dia, usia 72 tahun cukup matang dan dewasa bagi sebuah organisasi. Waktu tersebut, kata dia, banyak pengabdian yang telah disumbangkan, aktivitas yang dilaksanakan dan perjuangan yang telah dikerjakan.

“Untuk itu diharapkan mampu meningkatkan eksistensi PGRI. Meningkatkan semangat anggota dan menggugah pihak lainnya utuk berperan maksimal dalam memuliakan guru serta meningkatkan mutu pendidikan,” harapnya.

“Termasuk menjadikan PGRI sebagai organisasi profesi guru yang kuat dan bermartabat,” timpalnya.

Ketua PGRI Provinsi Kalbar, Prof DR Samion AR mengatakan, guru yang inspiratif adalah para guru yang mengedepankan sikap teladan, bijak penuh welas asih. Memiliki disiplin diri yang kuat mengedepankan kata-kata yang positif, tidak segan memberi apresiasi kepada apapun hasil karya siswa serta menghormati mereka tanpa pilih kasih.

“Cerminan sikap sejati pendidik, niscaya memiliki kekuatan yang mampu menggetarkan jiwa anak didik untuk bangkit,” tuturnya.

PGRI, kata dia, berkotitmen menjadikan guru sebagai motor penggerak perubahan menuju bangsa yang maju.Untuk itu, ia juga berharap adanya perubahan mindset pengelola pendidikan.

“Saat ini terjadi kekurangan guru yang masif disemua jenjang. Tidak ada pengangkatan guru selama 8 tahun terakhir,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga berharap uji kompetensi sebagai instrumen dalam memetakan kemampuan guru. Ia juga mengapresiasi pemerintah dan berbagai pihak yang berkomitmen terhadap peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru.

“Kami mohon agar para pengurus PGRI diberbagai tingkatan bekerja keras mengawal perjuangan dan aspirasi para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan profesionalisme, kesejahteraan, dan perlindungan dengan santun, elegan, dan bermartabat tanpa membedakan status guru negeri maupun swasta,” harapnya.

Ketua PGRI Kabupaten Sekadau, M Rumainur mengatakan, pihaknya telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT PGRI dan hari guru nasional. Ditingkat Kabupaten, kata dia, dipusatkan di Kecamatan Nanga Taman.

“Kami telah melakukan berbagai kegiatan untuk persiapan dan perlombaan di Sambas untuk tingkat provinsi Kalbar dalam rangka HUT PGRI dan hari guru nasional,” pungkasnya. (ade/asm)

LEAVE A REPLY