Tahun 2017 Tiga Puskesmas di Sekadau Dinilai Tim Surveyor Kemenkes RI

69
Foto bersama di Puskesmas Sekadau

SEKADAU, LK – Tiga Puskesmas di Kabupaten Sekadau mendapatkan penilaian dari tim akreditasi surveyor Kementerian Kesehatan RI. Penilaian dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan, PP dan KB Kabupaten Sekadau melalui Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Sandi Nuryadi mengatakan, akreditasi ini sangat penting untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat baik itu didalam gedung maupun luar gedung.

“Dari 12 puskesmas ditahun 2017 ini pihaknya roadmap di 3 puskesmas yaitu Puskesmas Selalong (akreditasi Madya), Puskesmas Sekadau Hilir dan Puskesmas Nanga Taman sedang dinilai surveyor oleh tim Kemenkes RI,” ujarnya ditemui www.lawangkuari.com di Puskesmas Sekadau Hilir, Jalan Merdeka Barat, Kota Sekadau, Kamis (30/11).

Menurut Sandi, pada tahun 2019 harus selesai harus terakreditasi semua ditingkat FKTP (fasilitas kesehatan tingkat pertama/puskesmas). Sedangkan, untuk target 2018 ada lima puskesmas yang akan dinilai.

“Lima Puskesmas diantaranya Puskesmas Simpang Empat, Nanga Mahap, Rawak, Belitang, dan Balai Sepuak. Untuk 2019 nanti akan dilakukan penilaian kepada puskesmas SP3 Trans Sekadau, Puskesmas Sungai Ayak, Puskesmas Tapang Perodah, dan Puskesmas Sebetung Belitang Hulu,” jelasnya.

Dikatakan Sandi, untuk memenuhi kebutuhan sebelum akreditasi puskesmas supaya menyiapkan persiapan dari tahap pemahaman dokumen, implementasi, salfe assesmen, dan sampai pada tahap akreditasi.

“Kami bagian dari tim pendamping akreditasi kabupaten. Sehingga akreditasi merupakan suatu kebutuhan yang mau tidak mau menjadi target kerja dibidang kesehatan. Kegiatan akreditasi ini juga sangat perlu dukungan semua pihak baik lintas program lintas sektor dan terlebih adalah legislator terutama dalam mendukung peningkatan sarana kesehatan,” ungkapanya.

Foto bersama di Puskesmas Nanga Taman

Ketua Tim Surveyor, Liliosa mengatakan, tim surveyor akreditasi ini melaksanakan kegiatan selama 3 hari. “Kita bekerja dimulai dari pemeriksaan dokumen perencanaan, cek dokumen, fasilitas Sarana kesehatan, Kemampuan Tenaga medis dan nonmedis terhadap pemberian pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sampai kerjasama dengan lintas sektoral di tingkat Puskesmas misalnya bagaimana puskesma bekerja sama dengan pemerintah desa, kader posyandu, dan lainnya diwilayah kerjanya masing-masing,” bebernya.

Untuk hasil, kata dia, tergantung dari tim surveyor dan komisi akreditasi FKTP Kemenkes RI. Ia menjelaskan, untuk kategori akreditasi diberikan yaitu dasar, madya, utama dan penilaian yang tertinggi adalah paripurna.

“Semoga dengan adanya penilaian pelayanan kesehatan ini bisa benar-benar lebih bersemangat lagi untuk membuat masyarakat merasakan arti dari pelayanan kesehatan yang diberikan,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Sekadau Rupinus mengatakan,dirinya sangat mendukung dengan adanya akreditasi ini, karena ini bagian dari visi misinya dibidang kesehatan.

“Saya berharap pada dinas kesehatan yang menjadi pihak teknis yang berkaitan bisa menyiapkan segala hal. Dan dengan akreditasi ini masyarakat memanfaatkan fasilits kesehatan yang ada di Sekadau, supaya masyarakat kita sehat baik jasmani dan rohaninya,” pungkasnya. (asm)

LEAVE A REPLY