Lanud Supadio Siap Fasilitasi Lulusan SLTP Terbaik Kalbar Masuk SMA Unggulan Pradita Dirgantara

370
Pesawat Tempur Hawk 100/200, yang jadi kebanggaan Lanud Supadio. Untuk meningkatkan kecintaan terhadap dunia dirgantara, TNI AU mendirikan SMA Unggulan Pradita Dirgantara di Jalan Cendrawasih No 4, Ngesrep, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. SMA ini merupakan program unggulan dari Kasai, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

KOMANDAN Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio Pontianak, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Minggit Tribowo berharap, siswa-siswi terbaik lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Kalbar, bisa memanfaatkan keberadaan Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan Pradita Dirgantara.

Sekolah unggulan milik TNI AU tersebut, akan membuka pendaftaran angkatan pertama pada tahun ajaran 2018/2019. Sekolah ini akan mengembangkan pendidikan kejuruan dunia kedirgantaraan, khususnya tentang TNI AU.

Untuk angkatan pertama, SMA Pradita Dirgantara akan menerima 150 siswa lulusan SLTP secara gratis. Adapun SMA ini beralamat di Jalan Cendrawasih No 4, Ngesrep, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah , tepatnya di kawasan Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo.

“Lanud Supadio, akan memfasilitasi bagi para siswa-siswi lulusan SLTP di Kalbar. Siapa saja bisa mendaftar, asalkan memenuhi persyaratan,” ujar Danlanud.

Marsma Minggit menyampaikan, SMA Pradita Dirgantara merupakan sekolah umum, di mana dalam pembelajarannya akan memasukkan kurikulum yang memuat aspek Kedirgantaraan. Sehingga lulus dari SMA Pradita Dirgantara ini, bisa melanjutkan ke Akademi TNI, Kepolisian atau Perguruan Tinggi.

Mengenai fasilitas pendidikan SMA unggulan Pradita Dirgantara, lanjut Danlanud, meliputi gedung utama untuk belajar mengajar, asrama putra dan putri, perpustakaan digital, laboratorium, gedung olah raga, kantin, masjid, gereja, pura serta perumahan bagi para guru.

“Kami mengajak semua siswa-siswi terbaik di Kalbar, untuk memanfaatkan kesempatan ini. SMA unggulan Pradita Dirgantara, merupakan wujud nyata sumbangsih TNI AU, pada dunia pendidikan Indonesia,” paparnya.

Pembangunan SMA Pradita Dirgantara, didanai oleh Yayasan Ardhya Garini (Yasarini), diharapkan menghasilkan lulusan yang unggul dalam kompetisi akademik, kepribadian, kepemimpinan, teknologi informasi sekaligus cinta Indonesia dengan semua nilai patriotismenya.

Adapun persyaratan peserta didik baru SMA Pradita Dirgantara sebagai berikut Warga Negara Indonesia (WNI), laki-laki dan perempuan, lulus berijazah UN SLTP/setingkat tahun pelajaran 2017/2018.

Nilai rapor semester I s/d V untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika dan IPA masing-masing minimal nilai 90 dengan melampirkan rapor yang sudah dilegalisir, surat keterangan berkelakuan baik dari sekolah, sehat jasmani dan rohani, persetujuan orang tua/wali, bersedia tinggal di asrama dan mematuhi peraturan yang ditetapkan di sekolah.

Kepala Dinas Personel (Kadipers) Lanud Supadio, Letkol Pnb Sidik Setiyono mengatakan, SMA unggulan Pradita Dirgantara adalah program KASAU, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, sangat membanggakan. Oleh karenanya, Lanud Supadio akan mendukung semaksimal mungkin, karena sekolah ini dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berkarakter.

“Lulusan SMA Pradita Dirgantara, akan memiliki pandangan yang luas ke depan untuk mencapai suatu cita-cita. Mereka akan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di berbagai lingkungan,” jelas Letkol Pnb Sidik.

Untuk itu, ia mengajak generasi muda lulusan setingkat SLTP di Kalbar, bisa bergabung dan meraih sukses di SMA Pradita Dirgantara. Kami akan mensosialisasiakan ke seluruh pelosok Kalbar.

“Proses pendaftaran hingga sampai selesai pendidikan tidak dipungut biaya sama sekali atau Beasiswa Murni dari Yasarini. Untuk angkatan pertama ini, pendaftaran akan dibuka pada awal Maret 2018 di Lanud Supadio. Untuk informasi lebih lanjut, bisa mendatangi Mako Lanud Supadio,” pungkasnya. (amy)

LEAVE A REPLY