Khidmatnya Peringatan Maulid Nabi Muhammad yang diselenggarakan Prajurit Lanud Supadio

56
PERAYAAN peringatan hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, di lingkungan Lanud Supadio berjalan khidmat. Peringatan ini digelar di Masjid Baitussalam, Kamis (7/12/2017).

PERAYAAN peringatan hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, di lingkungan Lanud Supadio berjalan khidmat. Peringatan ini digelar di Masjid Baitussalam, Kamis (7/12/2017).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Kolonel Pnb Reka Budiarsa, yang mewakili Komandan Lanud Supadio, Marsma TNI Minggit Tribowo, S.IP. Saat membacakan sambutan Danlanud, Kadisops menjelaskan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di lingkungan Lanud Supadio, merupakan suatu kegiatan yang selalu diselenggarakan.

“Sosok Nabi Muhammad SAW, yang diutus Allah SWT, merupakan pembawa risalah cahaya penerang. Sehingga, pesan rohaniah ini harus sampai kepada seluruh umat Islam di dunia, termasuk di anggota Lanud  Supadio,” kata Danlanud.

Selain itu, lanjut Danlanud, sebagai bagian dari umat Muslim, personel Lanud Supadio, harus menghormati dan mengagumi sosok Nabi Muhammad SAW, sebagai seorang Al Amin dan rahmatan Lil Alamin. Hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti keteladanan beliau, karena bisa menghantarkan umat manusia ke sumber cahaya ilahi.

Melalui momentum ini, Danlanud mengajak personel untuk mengenal Nabi Muhammad SAW, sehingga dapat memaksimalkan kualitas kenabian dan ketuhanan yang ada dalam diri personel. Selain itu, peringatan juga merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat-nya kepada Umat Islam, dengan mengutus Rasullullah.

“Nabi Muhammad SWA, adalam pembimbing, yang menerangi umatnya, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Peringatan ini juga sebagai sarana bagi kita semua untuk melaksanakan perenungan dan instropeksi diri terhadap keikhlasan dan kesungguhan hati dalam meneladani sunnah rasullullah dalam kehidupan sehari-hari,” kata Danlanud.

Pada kesempatan tersebut, Ustaz H Luqmanulhakim, SEI, M.M dalam ceramahnya menjelaskan, sebagai umat dan pengikut Nabi Muhammad SAW, Umat Islam  wajib mengikuti ajaran-ajarannya.  Namun kenyataannya, kata Ustaz H Luqman, di kehidupan sehari-hari kita sering meninggalkan ajaran Rasullullah.

PERAYAAN peringatan hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H,
di lingkungan Lanud Supadio berjalan khidmat. Peringatan ini digelar di Masjid Baitussalam, Kamis (7/12/2017).

“Sebagai Umat Muslim kita mengaku bahwa kita pengikut Rasullullah namun masih banyak diantara kita enggan untuk melaksanakan ajarannya,” tuturnya.

Adapun beberapa ajaran yang sering dilupakan manusia di antaranya makan dan minum menggunakan tangan kiri, masuk kamar mandi menggunakan kaki kanan duluan dan sebagainya.

“Hal ini memang masalah kecil, namun bila dibiarkan akan menjadi persoalan yang besar. Padahal Rasullullah semasa hidupnya tidak pernah melakukannya,” jelas Ustadz Luqmanulhakim.

Ia pun mengajak kepada segenap prajurit Lanud Supadio agar senantiasa mencontoh apa yang telah diperbuat Nabi Muhammad SAW.

“Rasullullah adalah uswatun khasanah.  Teladan segala macam dan semua itu ada di dalam diri Nabi Muhammad SAW.  Hal ini harus dijadikan contoh bagi kita selaku pengikut Rasullah,” katanya.

Turut hadir dalam peringatan tersebut, segenap pejabat dan anggota dijajaran Lanud Supadio, Skadron Udara (Skadron) 1, Skadron 51, Yonko 465 Paskhas dan Denhanud 473 Paskhas, serta ibu-ibu PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio. (amy)

LEAVE A REPLY