Jaga Akses Vital Warga, Kapolsek Belitang Hulu Pimpin Gotong Royong Perbaikan Jembatan Rusak
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

TNI-Polri bersama warga dan perusahaan di Belitang Hulu bergotong royong memperbaiki jembatan gantung Balai Sepuak. Upaya cegah kecelakaan di akses vital warga. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com — Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan oleh aparat keamanan, pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat di Kecamatan Belitang Hulu. Mereka bersatu dalam kegiatan gotong royong untuk memperbaiki jembatan penting pada Jumat (6/2/2026).
Kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WIB, berfokus pada jembatan gantung eks transmigrasi di Dusun Balai Sepuak. Jembatan ini memiliki peran yang sangat penting karena menjadi jalur utama warga untuk urusan ekonomi, sekolah, hingga aktivitas sosial sehari-hari.
Aksi bersih-bersih dan perbaikan ini melibatkan banyak pihak, mulai dari staf kecamatan, personel Polsek dan Koramil Belitang Hulu, petugas Puskesmas, hingga perwakilan sekolah dan perusahaan swasta di wilayah tersebut.
Kapolsek Belitang Hulu, IPDA Budi Hamdani, menjelaskan bahwa fokus utama mereka adalah mengganti bagian-bagian jembatan yang sudah mulai membahayakan pengguna jalan.
“Perawatan meliputi penggantian papan alas jembatan yang sudah rapuh, mengganti kayu pembatas, serta memperbarui rantai pengikat papan. Kami juga membersihkan rumput liar di kedua ujung jembatan,” jelas IPDA Budi.
Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya kecelakaan bagi warga yang melintas, sekaligus agar jembatan tersebut bisa bertahan lebih lama sebagai sarana transportasi warga.
Dukungan untuk kegiatan ini tidak hanya berupa tenaga, tetapi juga material. Pihak perusahaan setempat menyumbangkan papan jembatan dan batu, sementara para pelaku usaha di desa membantu menyediakan paku, rantai, hingga makanan dan minuman bagi para peserta gotong royong.
IPDA Budi memberikan apresiasi yang tinggi atas kekompakan semua pihak. Baginya, kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa fasilitas umum akan tetap terjaga jika semua elemen masyarakat peduli dan mau bekerja sama.
“Jika dikerjakan bersama-sama, hasilnya lebih cepat, lebih kuat, dan masyarakat juga akan merasa lebih memiliki fasilitas umum tersebut sehingga ikut menjaganya,” pungkas IPDA Budi.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar