Penemuan Bayi di Bokak Sebumbun Temui Titik Terang, Polisi Sebut Ibu Bayi Sempat Tak Terbuka
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

Polisi jelaskan penemuan bayi laki-laki di sebuah rumah makan di Desa Bokak Sebumbun, Sekadau. Sang ibu yang merupakan saksi di lokasi akhirnya berterus terang. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com — Polres Sekadau memberikan penjelasan resmi terkait penemuan bayi laki-laki yang sempat menghebohkan warga di sebuah rumah makan di Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir. Peristiwa tersebut mulai terungkap pada Senin (2/2/2026) malam. Pihak kepolisian segera bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat yang merasa curiga dengan situasi di rumah makan tersebut.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, tim gabungan dari Polres dan Polsek Sekadau Hilir langsung diterjunkan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk memastikan informasi yang diterima,” ujar AKP Triyono, Selasa (3/2/2026).
Berdasarkan keterangan di lapangan, penemuan ini bermula sekitar pukul 20.30 WIB. Pemilik rumah makan berinisial B bersama saksi lain berinisial Y mendengar suara tangisan bayi yang berasal dari salah satu kamar di bagian belakang bangunan.
Petugas yang tiba di lokasi menemukan bayi laki-laki yang baru saja lahir. Untuk memastikan keselamatannya, bayi malang tersebut langsung dibawa ke tenaga kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Sekadau untuk perawatan intensif.
Namun, fakta mengejutkan terungkap saat polisi melakukan pemeriksaan mendalam. Setelah berkoordinasi dengan tim medis, diketahui bahwa saksi perempuan berinisial Y ternyata baru saja melahirkan pada hari yang sama.
Kepada petugas, Y akhirnya mengakui bahwa bayi laki-laki tersebut adalah anak kandungnya sendiri. Polisi kini tengah mendalami alasan mengapa Y awalnya tidak berterus terang mengenai kelahiran bayinya tersebut.
“Keterangan dari saksi Y masih perlu didalami lebih lanjut, termasuk terkait kondisi dan situasinya saat kejadian, sehingga pada awalnya belum menyampaikan secara terbuka mengenai bayi tersebut,” tambah AKP Triyono.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus mengumpulkan keterangan secara menyeluruh untuk mendapatkan gambaran kronologi yang lengkap. Meski demikian, polisi tetap mengedepankan sisi kemanusiaan dalam menangani kasus ini.
Saat ini, fokus utama petugas adalah memastikan kondisi kesehatan ibu dan bayi dalam keadaan baik. Keduanya tengah mendapatkan penanganan medis yang optimal di rumah sakit.
“Penanganan dilakukan dengan pendekatan humanis dan mengedepankan aspek kemanusiaan serta perlindungan terhadap bayi tersebut,” pungkasnya.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar