Waspada! 14 Hari Operasi Keselamatan Kapuas 2026 Digelar Polres Sekadau Tekan Angka Kecelakaan
- account_circle Jeckmus
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- print Cetak

Polres Sekadau resmi memulai Operasi Keselamatan Kapuas 2026 selama 14 hari. Fokus pada pencegahan kecelakaan dan edukasi pengendara jelang Operasi Ketupat. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com — Polres Sekadau resmi memulai Operasi Keselamatan Kapuas 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari kedepan, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Dimulainya operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Senin (2/2/2026).
Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Sekadau, Kompol Samsul Bakri, dan dihadiri oleh jajaran penting lainnya seperti Wakil Bupati Sekadau Subandrio, Anggota DPRD Sekadau Valentinus, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri dan TNI. Hadir pula para tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk memberikan dukungan pada kegiatan ini.
Dalam arahannya, Kompol Samsul Bakri menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya bukan sekadar aturan, melainkan kebutuhan mendasar bagi setiap pengguna jalan. Ia meminta seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan saat berkendara.
“Tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas menuntut dilaksanakannya Operasi Keselamatan sebagai langkah nyata untuk menekan risiko serta fatalitas korban di jalan raya,” ujar Kompol Bakri saat membacakan amanat Kapolda Kalbar.
Data menunjukkan kondisi yang cukup memprihatinkan, di mana sepanjang tahun 2025 tercatat ada 1.378 kasus kecelakaan di wilayah Kalimantan Barat. Dari kejadian tersebut, sebanyak 421 nyawa melayang dan kerugian harta benda mencapai Rp6,6 miliar.
“Angka-angka tersebut bukan sekadar data, tetapi menjadi pengingat akan besarnya dampak kecelakaan lalu lintas bagi masyarakat,” tambahnya sebagai bentuk peringatan bagi para pengendara.
Operasi tahun ini mengangkat tema tentang mewujudkan lalu lintas yang aman dan nyaman menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Kalimantan Barat dengan melibatkan total 765 personel kepolisian.
Cara kerja petugas di lapangan akan lebih mengutamakan langkah pencegahan dan pendidikan kepada warga melalui sosialisasi. Namun, polisi tetap akan menindak tegas secara profesional jika menemukan pelanggaran yang membahayakan nyawa orang lain.
Khusus di wilayah hukum Polres Sekadau, sebanyak 40 personel telah disiapkan. Mereka terbagi dalam tim khusus yang bertugas memberikan imbauan, melakukan patroli pencegahan, hingga tim penegakan hukum dan bantuan operasi.
Kompol Bakri berpesan kepada seluruh anggotanya agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Ia ingin polisi menjadi contoh yang baik bagi warga serta selalu mengutamakan keselamatan selama bertugas di lapangan.
- Penulis: Jeckmus
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar