Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Aplikasi Kencan Jadi Kedok, Polisi Ungkap Kejahatan Siber Global

Aplikasi Kencan Jadi Kedok, Polisi Ungkap Kejahatan Siber Global

  • account_circle Lawang Kuari
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LawangKuari.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta berhasil membongkar sindikat love scamming atau penipuan berkedok asmara yang diduga terhubung dengan jaringan internasional. Sindikat tersebut diketahui beroperasi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan sasaran korban warga negara asing (WNA).

Pengungkapan kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di kantor PT Altair Trans Service yang berlokasi di Jalan Gito Gati, Kecamatan Ngaglik, Sleman, pada Senin (5/1/2026).

“Kantor tersebut diduga digunakan sebagai tempat operasional tindak pidana love scamming,” ujar Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia saat konferensi pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan enam orang tersangka, masing-masing berinisial R (35) selaku CEO atau pemilik perusahaan, H (33) sebagai HRD, P (28) dan M (28) sebagai project manager, serta V (28) dan G (22) yang berperan sebagai team leader.

Kapolresta menjelaskan, PT Altair Trans Service Cabang Yogyakarta secara legal bergerak di bidang penyedia tenaga kerja sesuai permintaan klien atau pemilik aplikasi asal China. Namun dalam praktiknya, perusahaan tersebut diduga digunakan sebagai kedok untuk menjalankan penipuan daring lintas negara.

Modus operandi sindikat ini dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi kencan online kloningan dari aplikasi asal China bernama WOW. Para karyawan direkrut sebagai admin percakapan yang berperan sebagai perempuan dan menyesuaikan identitas dengan negara asal korban.

“Mereka melakukan bujuk rayu agar pengguna aplikasi bersedia membeli koin atau melakukan top up untuk mengirim gift di dalam aplikasi,” jelas Kombes Eva.

Korban yang disasar merupakan warga negara asing dari berbagai negara, di antaranya Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia. Setelah korban mengirimkan gift, pelaku kemudian memberikan imbalan berupa konten foto dan video bermuatan pornografi secara bertahap.

“Untuk dapat mengakses foto dan video tersebut, korban harus kembali mengirimkan gift dengan nominal tertentu,” ungkap Kapolresta.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa empat unit kamera pengawas (CCTV), dua router WiFi, 30 unit telepon genggam, serta 50 unit laptop. Dari perangkat elektronik itu, penyidik menemukan berbagai foto dan video pornografi yang diduga digunakan untuk menjalankan aksi penipuan.

Selain barang bukti, polisi juga mengamankan 64 orang karyawan untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pendalaman, enam orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka utama.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 407 atau Pasal 492 KUHP sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2023, juncto Pasal 20 dan Pasal 21 KUHP, serta ketentuan dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan UU Pornografi. Ancaman hukuman yang dikenakan mulai dari enam bulan hingga maksimal 10 tahun penjara.

Polresta Yogyakarta menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan internasional lain dalam kasus love scamming tersebut. (*/)

  • Penulis: Lawang Kuari

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Ketertiban Pasar Sekadau, Sat Samapta Imbau Pedagang Tidak Berjualan di Badan Jalan

    Jaga Ketertiban Pasar Sekadau, Sat Samapta Imbau Pedagang Tidak Berjualan di Badan Jalan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Personel Sat Samapta Polres Sekadau melaksanakan kegiatan Patroli Presisi menggunakan kendaraan roda dua di kawasan Pasar Sekadau, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Petugas menyisir area pasar yang menjadi pusat keramaian masyarakat di pagi hari. Dalam patroli tersebut, petugas sempat singgah di sejumlah lapak […]

  • Ada Yolla Yuliana dan Arimbi, Jakarta Livin’ by Mandiri Siap Curi Perhatian di Proliga 2026

    Ada Yolla Yuliana dan Arimbi, Jakarta Livin’ by Mandiri Siap Curi Perhatian di Proliga 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com – Menjelang dimulainya kompetisi kasta tertinggi bola voli nasional, Proliga 2026, tim putri Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) resmi memperkenalkan susunan pemainnya. Dalam peluncuran skuad yang digelar di Jakarta pada Senin (5/1/2026), nama-nama besar seperti Yolla Yuliana dan talenta muda Arimbi Syifana dipastikan siap memperkuat tim milik Bank Mandiri ini. Kehadiran Yolla Yuliana yang […]

  • Pantau Gotong Royong Lewat Digital, Pemkab Sekadau Rilis Aplikasi Jurong untuk Kebersihan Lingkungan

    Pantau Gotong Royong Lewat Digital, Pemkab Sekadau Rilis Aplikasi Jurong untuk Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Bupati Sekadau, Aron, secara resmi meluncurkan Aplikasi Jumat Gotong Royong (Jurong) sebagai upaya membangkitkan kembali semangat kebersamaan warga. Acara peluncuran inovasi digital ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Sekadau, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Jumat (20/2/2026) pagi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Mohammad Isa, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Radius, serta Staf […]

  • Solusi Kebun Dapur Praktis: 5 Tanaman yang Cocok Ditanam di Lahan Sempit

    Solusi Kebun Dapur Praktis: 5 Tanaman yang Cocok Ditanam di Lahan Sempit

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      LawangKuari.Com – Memiliki halaman rumah yang terbatas kini bukan lagi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan masakan segar setiap hari. Melalui pemanfaatan pot, polibak, atau area kecil di pekarangan, siapa pun bisa membangun kebun dapur yang praktis sekaligus hemat biaya. Kanal YouTube Plant Traces menekankan bahwa kunci sukses berkebun di lahan terbatas terletak pada […]

  • Potensi Besar! Mahasiswa UT Asal Sekadau Tembus 1.023 Orang, Siap Mengabdi Hingga ke Desa

    Potensi Besar! Mahasiswa UT Asal Sekadau Tembus 1.023 Orang, Siap Mengabdi Hingga ke Desa

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Jeckmus
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Pemerintah Kabupaten Sekadau resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) Pontianak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan dalam acara Seminar Akademik di Kantor UT Pontianak pada Jumat (6/2/2026). Acara yang mengangkat tema “Bersama UT Pontianak, Menjangkau Tanpa […]

  • Masuki Hari Keempat, 14 Kendaraan Kena Tilang dalam Razia Operasi Keselamatan di Jalan Merdeka Sekadau

    Masuki Hari Keempat, 14 Kendaraan Kena Tilang dalam Razia Operasi Keselamatan di Jalan Merdeka Sekadau

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Operasi Keselamatan Kapuas 2026 yang digelar Polres Sekadau kini memasuki hari keempat pada Kamis (5/2/2026). Petugas mulai melakukan tindakan tegas dengan menggelar razia kendaraan bermotor di Jalan Merdeka, tepatnya di depan Pos Lantas Polres Sekadau, Desa Sungai Ringin. Razia yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Sekadau, AKP Sugiyanto. […]

expand_less