Bidik Prestasi Nasional, Gubernur Ria Norsan Ajak Pelaku Usaha Inovasi Majukan Ekonomi Syariah Kalbar
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- print Cetak

Bidik Prestasi Nasional, Gubernur Ria Norsan Ajak Pelaku Usaha Inovasi Majukan Ekonomi Syariah Kalbar. (Foto: Adpim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri forum diskusi strategis yang diselenggarakan oleh Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan bertajuk Coffee Morning ini digelar di Aula Lantai 5 Kantor Utama Bank Kalbar, Kamis (8/1/2026), sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah di wilayah tersebut.
Dalam pertemuan yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan keuangan tersebut, Gubernur menekankan bahwa kemajuan sektor ini sangat bergantung pada niat dan ikhtiar kolektif masyarakat. Ia mengimbau para pelaku usaha, terutama di sektor perbankan syariah, untuk melakukan perubahan mentalitas agar lebih maju dan kompetitif.
“Sebenarnya semuanya itu tergantung dari diri kita sendiri. Bagaimana kita mengolah usaha, bagaimana kita mengolah diri kita, itu ada pada diri kita sendiri. Jika kita ingin maju, maka majulah,” ujar Ria Norsan memberikan motivasi.
Gubernur mendorong praktisi perbankan, khususnya Bank Kalbar Syariah, untuk terus berinovasi dan menyesuaikan layanan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Ia menegaskan bahwa sistem ekonomi syariah melalui skema bagi hasil (mudharabah) bersifat universal dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendukung keberadaan sistem perbankan ganda (dual banking system). Kehadiran layanan konvensional dan syariah secara berdampingan diharapkan memberikan pilihan yang lengkap bagi nasabah di Kalimantan Barat.
“Transformasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat stabilitas ekonomi daerah, tetapi juga mewujudkan kebaikan bagi seluruh masyarakat yang lebih luas di Kalimantan Barat,” tambahnya.
Di lokasi yang sama, Direktur Eksekutif KDEKS Kalbar, Prof. Edy Suratman, menyoroti pentingnya akurasi data untuk penilaian ekonomi syariah tingkat nasional yang akan diumumkan pada Juni 2026 mendatang.
Kalbar sendiri memiliki rekam jejak yang baik dengan meraih posisi terbaik ketiga nasional kategori Ekonomi Hijau pada 2024 lalu.
“Anugerah Adinata Syariah ini adalah bentuk apresiasi bagi provinsi yang serius mengembangkan ekonomi syariah. Kriterianya luas, mulai dari produk halal, gaya hidup syariah, UMKM, perbankan syariah, hingga ekonomi hijau,” jelas Prof. Edy.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah dalam forum ini diharapkan mampu memperkuat implementasi visi-misi ekonomi syariah yang telah tertuang dalam RPJMD Kalimantan Barat 2025-2029.
Sinergi antara KDEKS, perbankan, dan instansi vertikal lainnya menjadi kunci optimisme Kalbar untuk kembali mengukir prestasi di tingkat nasional.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua OJK Provinsi Kalbar, perwakilan Bank Indonesia Cabang Kalbar, Direktur Utama Bank Kalbar, Kakanwil Kemenag Kalbar, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kalbar.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Adpim

Saat ini belum ada komentar