Lestarikan Budaya Lokal, 37 Tim Sampan Bidar Beradu Kecepatan di Sungai Sekadau
- account_circle Tim
- calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
- print Cetak

Sebanyak 37 tim ikuti lomba Sampan Bidar Piala Kades Mungguk 2026 di Muara Sungai Sekadau. Polres Sekadau terjunkan 32 personel demi keamanan acara. (Foto: Fb/AndiRahmat)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com — Muara Sungai Sekadau mendadak ramai dengan sorak-sorai masyarakat yang menyaksikan Lomba Sampan Bidar Piala Kades Mungguk Tahun 2026. Kompetisi bergengsi ini dipusatkan di depan Masjid Jami At-Taqwa, Jalan Keramat, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Sabtu (24/1/2026).
Guna memastikan acara rakyat ini berjalan lancar, Polres Sekadau melaksanakan pengamanan ketat. Persiapan dimulai dengan apel kesiapan pada pukul 09.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Sekadau, AKP Sugiyanto.
AKP Sugiyanto dalam arahannya menegaskan bahwa mengamankan kegiatan masyarakat adalah bagian dari tugas kemanusiaan Polri. Personel diminta berjaga di titik-titik yang telah ditentukan untuk menjamin keamanan penonton, peserta, maupun jalannya lomba.
Acara resmi dibuka pada pukul 10.00 WIB dengan dihadiri oleh Kepala Desa Mungguk Abang Irwandi, jajaran Polres Sekadau, Anggota DPRD Sekadau H. Nasir, pihak PODSI, serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa Mungguk, Abang Irwandi, menjelaskan bahwa perlombaan ini akan berlangsung selama dua hari, yakni 24 hingga 25 Januari 2026. Sebanyak 37 tim dari berbagai wilayah turut ambil bagian dalam agenda tahunan yang bertujuan melestarikan budaya lokal ini.
“Kegiatan ini adalah upaya kita melestarikan budaya, menyalurkan bakat, sekaligus mempererat silaturahmi. Kami harap semua peserta menjunjung tinggi sportivitas dan kekompakan,” ujar Abang Irwandi dalam sambutannya.
Ia juga menambahkan bahwa ajang ini bukan sekadar hiburan, melainkan tempat seleksi bagi atlet-atlet berprestasi. Kedepannya, tim yang unggul akan dipersiapkan untuk mewakili daerah dalam ajang Sampan Bidar tingkat nasional.
Pada hari pertama, perlombaan berlangsung sengit dengan total 12 race. Para peserta harus memacu sampannya dengan kekuatan penuh menyusuri lintasan air sepanjang 800 meter untuk menjadi yang tercepat.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono memastikan bahwa kehadiran polisi di lapangan adalah untuk memberikan rasa nyaman kepada warga yang datang menonton.
“Kami menerjunkan 32 personel untuk mengamankan seluruh rangkaian lomba selama dua hari ini. Kehadiran Polri bertujuan mendukung kelancaran kegiatan masyarakat agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
- Penulis: Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar