Kurangi Plastik dan Tanam Pohon, Magdalena Aron: Lingkungan Lestari Adalah Warisan Anak Cucu
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
- print Cetak

Ketua TP PKK Sekadau Magdalena Susilawati Aron ajak warga jaga alam lewat langkah sederhana seperti pakai tumbler dan kelola sampah demi Indonesia Emas 2045. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com — Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau, Magdalena Susilawati Aron, menghadiri kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga alam dan lingkungan pada Kamis (22/1/2026). Acara yang berlangsung di Studio Radio Dermaga, Jalan Rawak, Sekadau ini diselenggarakan oleh Ikatan Wartawan Sekadau (IWAS) bersama UPT KPH Wilayah Sekadau.
Dalam sambutannya, perempuan yang akrab disapa Susi ini menjelaskan bahwa PKK memiliki peran besar dalam isu lingkungan. Melalui Pokja 4, organisasi ini secara khusus fokus pada bidang kesehatan, kelestarian lingkungan hidup, serta perencanaan sehat bagi masyarakat.
Susi menekankan adanya hubungan saling membutuhkan antara manusia dan lingkungan. Menurutnya, kelestarian alam adalah syarat mutlak bagi keberlangsungan hidup manusia, baik untuk saat ini maupun bagi generasi mendatang di Kabupaten Sekadau.
“Visi menuju Indonesia Emas 2045 menempatkan lingkungan hidup yang lestari sebagai fondasi utama. Hal ini sangat penting untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, ekonomi hijau, serta upaya mengatasi krisis iklim,” ujar Magdalena memberikan penjelasan.
Ia berharap kesadaran menjaga alam ini bisa tertanam sejak dini. Baginya, alam yang hijau dan sehat merupakan warisan yang jauh lebih berharga daripada harta benda bagi anak-anak penerus bangsa nantinya.
“Keberlangsungan lingkungan hidup dan pelestarian alam merupakan warisan penting bagi anak-anak penerus bangsa. Kami juga mengajak anak-anak kita untuk terus mengurangi penggunaan sampah plastik dan kreatif dalam mengelola sampah,” harapnya.
Susi juga memberikan tips sederhana yang bisa dilakukan oleh setiap keluarga di rumah untuk memberikan kontribusi nyata bagi bumi. Langkah kecil ini jika dilakukan bersama-sama akan memberikan dampak yang besar bagi lingkungan sekitar.
Ia mencontohkan, kebiasaan membawa botol minum sendiri atau tumbler dapat mengurangi tumpukan sampah plastik secara signifikan. Selain itu, memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah dengan menanam berbagai jenis tanaman juga sangat dianjurkan.
“Kami berharap, kesadaran dan aksi kecil tersebut dapat menjadi awal terciptanya lingkungan yang sehat menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya mengakhiri sambutan.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar