Pemeriksaan Kendaraan Dinas Polres Kayong Utara, Tak Semua Armada Siap Pakai
- account_circle Lawang Kuari
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- print Cetak

Polres Kayong Utara melakukan pengecekan 77 kendaraan dinas untuk memastikan kesiapan operasional dan pelayanan publik. Foto: Divisi Humas Polri
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.com – Kepolisian Resor Kayong Utara melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan dinas dalam apel khusus yang digelar di halaman Mapolres Kayong Utara, Rabu pagi, 14 Januari 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Apel pengecekan dipimpin Wakapolres Kayong Utara Kompol Denny Satria dan diikuti para pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel pemegang kendaraan dinas.
Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Barat Komisaris Besar Bambang Suharyono menegaskan, pengecekan kendaraan dinas merupakan kewajiban institusi kepolisian sebagai bagian dari pengelolaan aset negara.
“Ini bukan sekadar rutinitas. Kendaraan dinas menjadi sarana utama agar Polri dapat merespons laporan masyarakat secara cepat tanpa kendala teknis,” kata Bambang.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Kayong Utara memeriksa total 77 unit kendaraan dinas, yang terdiri atas kendaraan roda dua, roda empat, dan roda enam. Pemeriksaan mencakup kondisi fisik, mesin, serta kelengkapan kendaraan.
Hasil pengecekan menunjukkan mayoritas kendaraan dinas berada dalam kondisi layak pakai. Namun, petugas menemukan dua unit sepeda motor mengalami kerusakan ringan dan tiga unit lainnya rusak berat. Seluruh kendaraan yang bermasalah telah didata dan saat ini dalam proses perbaikan di bengkel.
Polres Kayong Utara juga menjadwalkan pengecekan lanjutan pada Kamis, 15 Januari 2026, yang akan digelar di Mapolsek Teluk Batang. Pemeriksaan tersebut menyasar kendaraan dinas milik Polsek Teluk Batang dan Polsek Seponti guna memastikan standar kelayakan kendaraan seragam di seluruh wilayah hukum.
Apel pengecekan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam situasi aman dan tertib. Kepolisian menilai langkah ini sebagai upaya strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. (*/)
- Penulis: Lawang Kuari

Saat ini belum ada komentar