Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Produksi Beras Tembus 34 Juta Ton, Kementan Perketat Pengawasan Pupuk

Produksi Beras Tembus 34 Juta Ton, Kementan Perketat Pengawasan Pupuk

  • account_circle Lawang Kuari
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LawangKuari.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah tegas dalam menertibkan distribusi pupuk serta membenahi tata kelola internal demi menjaga keberhasilan program pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Kementan mencabut izin ribuan distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran, sekaligus mencopot ratusan pejabat di lingkungan kementerian.

Kebijakan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri acara Panen Raya dan Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat. Menurut Amran, penindakan dilakukan untuk memastikan seluruh program strategis pemerintah di sektor pertanian berjalan disiplin, transparan, dan bebas dari praktik menyimpang.

“Sepanjang 2025, Kementerian Pertanian telah mencabut izin distributor pupuk di 2.300 titik di seluruh Indonesia. Pencabutan ini dilakukan karena terbukti terjadi permainan harga dan penyimpangan distribusi pupuk,” ujar Amran.

Ia menegaskan, penertiban tersebut berdampak langsung terhadap stabilitas harga pupuk di tingkat petani. Berdasarkan catatan Kementan, harga pupuk berhasil ditekan hingga turun sekitar 20 persen setelah pengawasan dan penindakan dilakukan secara menyeluruh.

Tak hanya menyasar distributor, Kementan juga melakukan pembenahan besar-besaran di internal kementerian. Amran mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 sebanyak 192 pejabat dan pegawai Kementerian Pertanian dicopot dari jabatannya karena terbukti melanggar aturan dan etika kerja.

“Dari jumlah tersebut, 76 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sedang diproses secara hukum,” tegasnya.

Langkah penegakan disiplin ini, lanjut Amran, merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola sektor pertanian yang bersih dan akuntabel.

Di tengah penertiban tersebut, Kementan juga mencatat capaian positif dalam produksi pangan nasional. Sepanjang 2025, produksi beras nasional mencapai 34 juta ton, sementara Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tercatat sebesar 3,2 juta ton, menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Capaian ini dinilai menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan, sekaligus menjamin ketersediaan dan stabilitas harga pangan bagi masyarakat di tengah dinamika ekonomi global. (*/)

  • Penulis: Lawang Kuari

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bidik Prestasi Nasional, Gubernur Ria Norsan Ajak Pelaku Usaha Inovasi Majukan Ekonomi Syariah Kalbar

    Bidik Prestasi Nasional, Gubernur Ria Norsan Ajak Pelaku Usaha Inovasi Majukan Ekonomi Syariah Kalbar

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri forum diskusi strategis yang diselenggarakan oleh Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan bertajuk Coffee Morning ini digelar di Aula Lantai 5 Kantor Utama Bank Kalbar, Kamis (8/1/2026), sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah di wilayah tersebut. Dalam pertemuan yang dihadiri berbagai […]

  • Turun ke Desa Canayan, Bupati Aron Ajak Warga Kompak Bangun Daerah

    Turun ke Desa Canayan, Bupati Aron Ajak Warga Kompak Bangun Daerah

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Bupati Sekadau, Aron, bersama istri yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Sekadau, Magdalena Susilawati Aron, menghadiri acara Natal Bersama di Desa Canayan, Kecamatan Nanga Mahap, pada Jumat (9/1/2026). Acara yang dipusatkan di Gereja St. Stefanus, Stasi St. Fransiskus Xaverius ini berjalan dengan syahdu. Warga dan panitia menyambut kedatangan rombongan Bupati dengan suasana penuh […]

  • Resmi Jabat Kapolres Sekadau, AKBP Andhika Wiratama Gantikan AKBP Donny Molino Manoppo

    Resmi Jabat Kapolres Sekadau, AKBP Andhika Wiratama Gantikan AKBP Donny Molino Manoppo

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com – Kepolisian Resor (Polres) Sekadau bersiap melaksanakan rangkaian serah terima jabatan (sertijab) Kapolres Sekadau. Pergantian pimpinan ini merupakan bagian dari mutasi jabatan di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat yang telah diresmikan oleh pimpinan tertinggi Polri. Mutasi tersebut ditandai dengan upacara sertijab yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, di Balai […]

  • Gerebek Rumah Makan di Peniti, Satresnarkoba Polres Sekadau Ringkus Pengedar Sabu Lintas Kabupaten

    Gerebek Rumah Makan di Peniti, Satresnarkoba Polres Sekadau Ringkus Pengedar Sabu Lintas Kabupaten

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sekadau kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di awal tahun 2026. Setelah sebelumnya meringkus warga Sintang, kali ini kepolisian berhasil mengamankan dua pria asal Kabupaten Sanggau yang diduga kuat hendak mengedarkan sabu di wilayah Sekadau. Kasi Humas AKP Triyono, mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada Rabu […]

  • Soal TPPO, Wakapolri Ingatkan Aparat: Lindungi Korban, Bukan Pidana

    Soal TPPO, Wakapolri Ingatkan Aparat: Lindungi Korban, Bukan Pidana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Lawang Kuari
    • 0Komentar

    LawangKuari.com — Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melakukan pelanggaran hukum akibat paksaan dari jaringan pelaku tidak seharusnya dipidana. Penanganan kasus TPPO, kata dia, harus mengedepankan prinsip non penalization yang menempatkan korban sebagai subjek yang dilindungi negara. Hal itu disampaikan Dedi dalam acara Bedah Buku […]

  • Jaga Akses Vital Warga, Kapolsek Belitang Hulu Pimpin Gotong Royong Perbaikan Jembatan Rusak

    Jaga Akses Vital Warga, Kapolsek Belitang Hulu Pimpin Gotong Royong Perbaikan Jembatan Rusak

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan oleh aparat keamanan, pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat di Kecamatan Belitang Hulu. Mereka bersatu dalam kegiatan gotong royong untuk memperbaiki jembatan penting pada Jumat (6/2/2026). Kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WIB, berfokus pada jembatan gantung eks transmigrasi di Dusun Balai Sepuak. Jembatan ini memiliki peran yang sangat penting karena […]

expand_less