Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Rasio Dokter di Kalbar Jauh dari Standar WHO, Sekadau dan Kayong Utara Paling Terdampak

Rasio Dokter di Kalbar Jauh dari Standar WHO, Sekadau dan Kayong Utara Paling Terdampak

  • account_circle Adp/Tim
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LawangKuari.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap jumlah dan distribusi tenaga medis. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus IDI Wilayah Kalbar masa bakti 2025–2028 di Hotel Novotel Pontianak, Minggu (8/2/2026).

Berdasarkan data yang dipaparkan, Kalimantan Barat saat ini masih mengalami kekurangan tenaga medis yang cukup signifikan. Jumlah dokter yang tersedia masih jauh jika dibandingkan dengan standar World Health Organization (WHO) maupun Bappenas.

Untuk dokter umum, dengan penduduk sekitar 5,6 juta jiwa, Kalbar idealnya memiliki 5.600 dokter. Namun saat ini baru tersedia 1.571 dokter, sehingga masih kekurangan sekitar 4.108 dokter umum.

Sementara itu, kebutuhan dokter spesialis mencapai 1.590 orang. Dengan jumlah yang ada saat ini baru 541 dokter spesialis, Kalbar tercatat masih kekurangan sekitar 1.049 dokter spesialis.

Selain persoalan jumlah, Sekda juga menyoroti ketimpangan distribusi tenaga medis antarwilayah. Kota Pontianak tercatat memiliki kelebihan dokter spesialis, dengan ketersediaan 216 dokter dari kebutuhan ideal 193 orang.

Sebaliknya, beberapa kabupaten masih sangat kekurangan. Kabupaten Kayong Utara baru memiliki 4 dokter spesialis dari kebutuhan 35 orang. Kubu Raya baru memiliki 47 dokter dari kebutuhan 183 orang.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Sekadau yang baru memiliki 7 dokter dari kebutuhan 63 orang. Ketimpangan ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Jika melihat laju pertumbuhan penduduk, kebutuhan dokter spesialis ini tidak akan pernah terpenuhi tanpa langkah luar biasa. Karena itu, Pemprov Kalbar terus mendorong kemandirian pendidikan dokter spesialis di tingkat lokal,” tegas Harisson.

Beberapa langkah nyata telah dilakukan, termasuk kerja sama UNTAN dengan UNS untuk pembukaan spesialis THT. Selain itu, ada program hospital-based training di RSUD dr. Soedarso yang diawali dengan spesialis bedah.

Pemprov juga memberikan beasiswa dan ikatan dinas bagi putra-putri daerah. Program ini disertai komitmen agar mereka kembali mengabdi di kabupaten/kota asal masing-masing di Kalimantan Barat.

Harisson berharap pengurus IDI Wilayah Kalbar yang baru dapat semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah. Hal ini penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke pelosok daerah.

“Saya berharap organisasi profesi dapat lebih adaptif dan responsif dalam membantu asesmen kebutuhan dokter di setiap kabupaten/kota, agar distribusi tenaga medis tidak hanya berpusat di ibu kota provinsi,” pungkasnya.

  • Penulis: Adp/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Kesalahan Penulis Pemula yang Sering Diabaikan: Tips dari Jadi Penulis Muda

    5 Kesalahan Penulis Pemula yang Sering Diabaikan: Tips dari Jadi Penulis Muda

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      LawangKuari.Com – Menulis fiksi sering kali dianggap hanya sebagai proses menuangkan khayalan ke dalam tulisan. Namun, dalam industri literasi profesional, sebuah karya menuntut ketelitian teknis agar naskah tersebut tidak sekadar menarik, tetapi juga “layak cetak” dan siap dipasarkan. Ujwar Firdaus, seorang praktisi literasi, menekankan bahwa penulis profesional harus memberikan perhatian ekstra pada detail teknis. […]

  • Penemuan Bayi di Bokak Sebumbun Temui Titik Terang, Polisi Sebut Ibu Bayi Sempat Tak Terbuka

    Penemuan Bayi di Bokak Sebumbun Temui Titik Terang, Polisi Sebut Ibu Bayi Sempat Tak Terbuka

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Polres Sekadau memberikan penjelasan resmi terkait penemuan bayi laki-laki yang sempat menghebohkan warga di sebuah rumah makan di Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir. Peristiwa tersebut mulai terungkap pada Senin (2/2/2026) malam. Pihak kepolisian segera bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat yang merasa curiga dengan situasi di rumah makan tersebut. […]

  • Masyarakat Terus Bertanya, Tiga Desa di Belitang Hulu Belum Teraliri Listrik, PLN dan Vendor Dipanggil

    Masyarakat Terus Bertanya, Tiga Desa di Belitang Hulu Belum Teraliri Listrik, PLN dan Vendor Dipanggil

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, memimpin rapat koordinasi (rakor) penting terkait kelanjutan pembangunan jaringan listrik di wilayah Kecamatan Belitang Hulu. Rapat yang dilaksanakan di ruang rapat Wakil Bupati pada Selasa (10/02/2026) ini membahas rencana instalasi listrik untuk Desa Tabuk Hulu, Desa Mengaret, dan Desa Bukit Rambat. Selain pemukiman warga, fokus utama pembangunan ini juga […]

  • Benarkah Konsumsi Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan Medis dr. Tirta

    Benarkah Konsumsi Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan Medis dr. Tirta

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Keyin
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com– Isu mengenai konsumsi tempe dan tahu yang dianggap dapat memengaruhi kesuburan pria belakangan ini kembali menjadi perbincangan hangat. Banyak masyarakat merasa khawatir bahwa kandungan fitoestrogen dalam kedelai dapat menyebabkan pria mandul atau mengalami perubahan fisik yang tidak diinginkan. Menanggapi kabar yang beredar, praktisi kesehatan dr. Tirta memberikan klarifikasi mendalam. Melalui kanal edukasinya, ia meluruskan […]

  • Kinerja Hulu Migas Membaik, Target Lifting Minyak 2025 Akhirnya Terpenuhi

    Kinerja Hulu Migas Membaik, Target Lifting Minyak 2025 Akhirnya Terpenuhi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Lawang Kuari
    • 0Komentar

    LawangKuari.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi produksi minyak mentah atau lifting migas sepanjang 2025 mencapai target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Capaian tersebut menjadi yang pertama dalam lebih dari satu dekade terakhir. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan realisasi lifting minyak pada 2025 mencapai 605.300 barel per […]

  • Menghadapi Tantangan Ekonomi: 7 Ide Bisnis yang Paling Dibutuhkan pada Tahun 2026

    Menghadapi Tantangan Ekonomi: 7 Ide Bisnis yang Paling Dibutuhkan pada Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      LawangKuari.Com – Memasuki tahun 2026, kondisi ekonomi diprediksi akan memberikan tekanan signifikan bagi masyarakat kelas menengah di Indonesia. Kenaikan harga pangan yang terus berlanjut di tengah pertumbuhan pendapatan yang tidak sebanding menciptakan tantangan besar bagi ketahanan finansial keluarga. Menanggapi fenomena ini, kanal YouTube RUANG KAYA memberikan perspektif baru dengan mendorong masyarakat untuk kembali melirik […]

expand_less