Cetak Generasi Cerdas dan Beriman, Asrama Santo Andreas Kim Tae Gon Resmi Hadir di Sungai Ayak
- account_circle Kom/Tim
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Asrama Santo Andreas Kim Tae Gon di Paroki Sungai Ayak resmi diresmikan. Fasilitas ini menjadi pusat pembinaan iman, karakter, dan kecerdasan bagi pelajar di Belitang. (Foto: Komf.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com — Mewakili Bupati Sekadau, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sekadau, Sandae, meresmikan penggunaan Asrama Santo Andreas Kim Tae Gon di Paroki Sungai Ayak, Kecamatan Belitang, pada Minggu (01/02/2026).
Acara peresmian yang berjalan penuh syukur ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Belitang, Pastor Paroki, para donatur, serta ratusan umat Katolik yang datang dari berbagai desa di wilayah Paroki Sungai Ayak.
Dalam pesan tertulis Bupati Sekadau yang dibacakannya, Sandae memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu pembangunan gedung ini. Ia berharap asrama tersebut menjadi fasilitas pendukung pendidikan yang penting bagi anak sekolah di wilayah Belitang.
Bupati juga berpesan agar para siswa yang tinggal di sana benar-benar memanfaatkan fasilitas tersebut untuk belajar disiplin dan memperkuat iman. Tujuannya agar lahir generasi muda yang mandiri, jujur, dan bertanggung jawab.
Sejalan dengan hal itu, Uskup Keuskupan Sanggau, Mgr. Valentinus Saeng, CP, menegaskan bahwa asrama ini memiliki fungsi yang mendalam. Menurutnya, tempat ini adalah rumah pembinaan yang mencakup tiga hal utama: iman, karakter, dan kecerdasan.
“Diharapkan para penghuni asrama dapat tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati, tekun belajar, peduli terhadap sesama, serta mampu menjadi terang di tengah masyarakat,” ungkap Mgr. Valentinus di hadapan umat.
Uskup juga memberikan pesan khusus kepada umat Katolik di Belitang yang berjumlah 18 Kepala Keluarga (KK) agar selalu menjaga kekompakan dan persatuan di tengah lingkungan mereka.
Rangkaian acara diawali dengan penyambutan tamu melalui tarian adat Dayak yang meriah. Setelah itu, dilanjutkan dengan Misa Syukur dan pemberkatan gedung asrama secara resmi sebagai tanda fasilitas tersebut sudah mulai bisa digunakan.
Kehadiran Asrama Santo Andreas Kim Tae Gon ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun masa depan anak-anak Sekadau yang lebih cerah.
- Penulis: Kom/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar