Strategi Siswa Eligible Menuju SNBP 2026: Perhatikan Berkas dan Aturan Mainnya
- account_circle Anisa
- calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
- print Cetak

Strategi Siswa Eligible Menuju SNBP 2026: Perhatikan Berkas dan Aturan Mainnya ( FOTO : YouTube )
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com – Menjadi siswa eligible atau siswa yang memenuhi syarat pendaftaran merupakan langkah awal yang menguntungkan dalam seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), siswa berkesempatan masuk kampus impian tanpa tes melalui penilaian prestasi akademik maupun non-akademik.
Selain pendaftaran yang gratis, jalur ini menawarkan efisiensi waktu karena status mahasiswa baru bisa didapatkan sebelum lulus sekolah. Namun, peluang ini menuntut ketelitian tinggi dalam proses administrasinya agar tidak terjadi kesalahan teknis.
Ajeng Septin, melalui kanal informasinya, menekankan pentingnya kesiapan data sejak dini. “Pastikan tidak salah langkah, karena kesalahan sedikit itu bisa fatal,” ujarnya dalam panduan persiapan SNBP 2026.
1. Validasi Data dan Berkas Administrasi
Sebelum masuk ke portal pendaftaran, siswa wajib memastikan seluruh data dasar telah valid dan aktif. Berikut adalah poin penting yang harus diperiksa:
NISN & NPSN:Pastikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) berstatus aktif. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dapat dikonfirmasi melalui guru BK di sekolah masing-masing.
Identitas Diri: Data seperti tanggal lahir harus sesuai dengan akta kelahiran. Jika terdapat selisih data, segera lakukan perbaikan sebelum masa pendaftaran dimulai.
Akses Akun: Gunakan email yang aktif. Sangat disarankan untuk mencatat atau menyimpan tangkapan layar kata sandi agar tidak terkendala saat proses masuk (login).
2. Ketentuan Unggah Pas Foto dan Sertifikat Prestasi
Salah satu tahap krusial adalah pengunggahan dokumen digital. Pas foto yang diunggah harus memenuhi kriteria formal, yakni posisi tegak menghadap kamera, latar belakang polos, wajah tampak jelas, dan format file JPG/JPEG dengan ukuran 40 KB hingga 100 KB.
Untuk prestasi tambahan, siswa dapat melampirkan sertifikat minimal tingkat kabupaten dari lembaga resmi. Selain itu, nilai rapor semester 1 hingga 5 harus sudah terverifikasi. Bagi peminat program studi seni atau olahraga, pembuatan portofolio digital sebaiknya mulai disiapkan lebih awal.
3. Aturan Pemilihan Program Studi (Prodi)
Siswa diperbolehkan memilih maksimal dua program studi dengan aturan kewilayahan sebagai berikut:
Jika memilih satu prodi, siswa bebas memilih PTN di provinsi mana pun di Indonesia.
Jika memilih dua prodi, salah satu pilihan PTN harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah asal.
Ajeng menyarankan agar pemilihan jurusan dikonsultasikan secara mendalam dengan orang tua, terutama terkait biaya kuliah (UKT) dan minat bakat agar pilihan tersebut tepat sasaran.
4. Finalisasi Akun dan Sinkronisasi KIP Kuliah
Siswa diingatkan untuk tidak melakukan “Simpan Permanen” secara terburu-buru sebelum memastikan seluruh data benar. Proses finalisasi disarankan dilakukan maksimal tiga hari sebelum penutupan pendaftaran untuk menghindari risiko server penuh atau gangguan teknis.
Bagi pendaftar jalur KIP Kuliah, sinkronisasi antara laman pendaftaran SNBP dan laman KIP Kuliah wajib dilakukan agar status bantuan biaya pendidikan terekam secara otomatis jika dinyatakan lolos.
5. Pentingnya Pendampingan Guru BK
Mengingat status peserta masih sebagai siswa kelas 12, seluruh koordinasi pendaftaran sebaiknya tetap berada dalam pengawasan guru BK. Dukungan sekolah sangat menentukan kelancaran proses input data prestasi.
“Kesempatan tidak datang dua kali karena SNBP ini hanya bisa diikuti satu kali seumur hidup. Jadi, buat kalian yang eligible, maksimalkan,” pungkas Ajeng.
- Penulis: Anisa
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: YouTube Ajeng Septin

Saat ini belum ada komentar