Tabligh Akbar Isra Mi’raj di Masjid Sultan Anum, Ajak Umat Jadikan Salat Sebagai Kebutuhan Hidup
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
- print Cetak

Pemkab Sekadau gelar Tabligh Akbar Isra Mi’raj di Masjid Sultan Anum. Plt. Asisten III Sapto Utomo ajak umat jadikan salat sebagai kebutuhan hidup, bukan beban. (Foto: Diskominfo)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com — Kabupaten Sekadau menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati peristiwa besar Isra Mi’raj Nabi Muhammad Salallahu’alaihiwassllam pada Kamis (22/01/2026). Kegiatan religius yang berpusat di Masjid Sultan Anum, Kecamatan Sekadau Hilir ini mengusung tema “Menjadikan Salat Sebagai Cahaya Hidup Seorang Muslim”.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Sapto Utomo yang hadir mewakili pemerintah daerah sebagai Plt. Asisten Administrasi Umum. Suasana masjid tampak ramai dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Raja Sekadau, Ketua MUI, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Dalam sambutannya, Sapto Utomo menjelaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj sudah menjadi tradisi yang sangat kental bagi umat Islam, termasuk di Kabupaten Sekadau. Menurutnya, momen ini bukan hanya sekadar acara rutin tahunan, melainkan cara untuk mempertebal keyakinan kepada Allah SWT.
Ia mengingatkan kembali makna inti dari Isra Mi’raj, yaitu perjalanan bersejarah Rasulullah menerima mandat langsung untuk melaksanakan salat lima waktu. Salat inilah yang kemudian menjadi kewajiban utama bagi setiap pemeluk agama Islam.
“Berangkat dari peristiwa bersejarah tersebut maka dari itu kita bersama sama tingkatkan kualitas sholat kita, sehingga kita dapat merasakan sholat sebagai kebutuhan yang harus di penuhi, bukan sebatas kewajiban yang harus ditunaikan,” ucap Sapto Utomo memberikan pesan mendalam.
Sapto juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut. Ia juga memberikan penghormatan kepada penceramah, Dr. Hatoli Sy. MH, yang telah hadir untuk berbagi ilmu kepada warga Sekadau.
Pemerintah daerah berharap agar pesan-pesan kebaikan yang disampaikan dalam ceramah tersebut tidak hanya berhenti di dalam masjid, tetapi bisa dibawa pulang dan dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mari kita bersama sama mendengarkan ceramah dari Dr. Hatoli Sy. MH. Semoga kita semua dapat memetik manfaat sehingga menambah keimanan serta dapat di implementasikan dalam kehidupan sehari hari,” tambahnya.
Setelah sambutan pembukaan selesai, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi inti oleh Ustadz Hatoli. Seluruh peserta yang hadir tampak menyimak dengan seksama setiap penjelasan mengenai hikmah di balik perjalanan suci Nabi Muhammad dari Masjidil Haram hingga ke Sidratul Muntaha tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan keimanan warga di Kabupaten Sekadau semakin kuat dan nilai-nilai ibadah salat benar-benar menjadi cahaya yang menuntun perilaku sehari-hari menjadi lebih baik.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar