Breaking News
Trending Tags
Beranda » Artikel » 5 Faktor Utama Penyebab Banjir: Kenali Pemicunya untuk Cegah Dampak BuruK

5 Faktor Utama Penyebab Banjir: Kenali Pemicunya untuk Cegah Dampak BuruK

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

LawangKuari.Com – Bencana banjir masih menjadi persoalan serius yang melanda berbagai wilayah di Indonesia setiap tahunnya. Meski sering dianggap sebagai fenomena alam murni, banjir nyatanya kerap dipicu oleh ketidakseimbangan lingkungan akibat aktivitas manusia.

Mengutip penjelasan dari kanal YouTube “Apa Ya?”, bencana ini merupakan hasil dari rentetan faktor yang saling berkaitan. Memahami pemicu banjir menjadi langkah awal yang krusial bagi masyarakat untuk melakukan mitigasi dan mencegah kerugian yang lebih besar.

Mengapa Banjir Terjadi? Berikut 5 Faktor Utamanya

Berdasarkan tinjauan lingkungan, berikut adalah lima alasan utama mengapa air sering kali meluap dan menggenangi pemukiman:

1. Intensitas Hujan yang Tinggi

Faktor alam yang paling dominan adalah curah hujan yang tinggi dalam durasi yang lama. Saat memasuki puncak musim hujan, volume air yang jatuh sering kali melampaui kapasitas daya serap tanah dan saluran drainase yang tersedia.

2. Penumpukan Sampah di Aliran Sungai

Perilaku membuang sampah sembarangan ke aliran sungai masih menjadi masalah pelik. Sampah yang menumpuk akan menyumbat laju air. Akibatnya, saat debit air meningkat drastis, sungai tidak mampu mengalirkan air dengan lancar dan akhirnya meluap ke pemukiman warga.

3. Kerusakan Lahan Akibat Penambangan Liar

Aktivitas manusia seperti penambangan liar turut andil dalam merusak struktur tanah. Kerusakan lahan ini tidak hanya memicu banjir, tetapi juga meningkatkan risiko tanah longsor di berbagai wilayah karena tanah kehilangan stabilitasnya.

4. Dampak Penebangan Hutan secara Liar

Hutan berfungsi sebagai “spons” alami bumi yang menyerap air hujan ke dalam tanah. Jika penebangan hutan secara liar terus berlanjut, akar pohon yang bertugas menahan air akan hilang. Tanpa daerah resapan yang memadai, air hujan akan langsung mengalir ke area yang lebih rendah tanpa hambatan.

5. Pembangunan Pemukiman di Bantaran Sungai

Pembangunan hunian di sepanjang bantaran sungai berdampak pada penyempitan dan pendangkalan lebar sungai. Selain memperkecil ruang aliran air, kawasan pemukiman yang tidak tertata di tepi sungai sering kali menjadi sumber pembuangan limbah domestik yang memperburuk kondisi sungai.

Urgensi Menjaga Kelestarian Lingkungan
Banjir bukan sekadar fenomena cuaca, melainkan peringatan akan kondisi lingkungan yang mulai rusak. Menjaga kebersihan sungai dan kelestarian hutan kini menjadi kewajiban bersama, bukan lagi sekadar pilihan.

Masyarakat diimbau untuk mendukung gerakan peduli lingkungan dengan cara sederhana, yakni tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga ketersediaan lahan resapan di lingkungan masing-masing. Dengan sinergi antara kesadaran warga dan kebijakan pemerintah, risiko banjir diharapkan dapat diminimalisir di masa mendatang.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Prinsip Menyusun Materi Public Speaking agar Tampil Percaya Diri ala Maya Rachma

    3 Prinsip Menyusun Materi Public Speaking agar Tampil Percaya Diri ala Maya Rachma

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

          LawangKuari.Com– Rasa percaya diri saat berbicara di depan umum atau public speaking sering kali dianggap sebagai bakat alami. Namun, pakar komunikasi Maya Rachma menegaskan bahwa kepercayaan diri yang sesungguhnya berakar dari persiapan materi yang matang, bukan sekadar keberanian mental. Menurut Maya Rachma, hanya pembicara yang mempersiapkan diri dengan baik yang layak memiliki […]

  • Anggaran KIP Kuliah 2026 Capai Rp15,3 Triliun, Fokuskan Bantuan untuk Mahasiswa Kurang Mampu

    Anggaran KIP Kuliah 2026 Capai Rp15,3 Triliun, Fokuskan Bantuan untuk Mahasiswa Kurang Mampu

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Lawang Kuari
    • 0Komentar

    LawangKuari.com — Pemerintah memastikan keberlanjutan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dengan meningkatkan alokasi anggaran pada Tahun Anggaran 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Kebijakan ini ditegaskan sebagai upaya menjaga akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) mencatat tren penerima KIP Kuliah terus […]

  • Bidik Peringkat Dua IPM se-Kalimantan, Gubernur Ria Norsan Resmikan Sekolah Harapan Bangsa

    Bidik Peringkat Dua IPM se-Kalimantan, Gubernur Ria Norsan Resmikan Sekolah Harapan Bangsa

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kian serius memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) demi mengejar ketertinggalan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal ini ditegaskan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat meresmikan kembali operasional Sekolah Harapan Bangsa (SHB) melalui penandatanganan prasasti di Aula SHB, Kubu Raya, Senin (12/1/2026). Gubernur Ria Norsan memuji dedikasi Yayasan Pendidikan Harapan […]

  • Bangun 17 Rumah Adat Selama 2025, Bupati Aron Tegaskan Komitmen Jaga Martabat Budaya Sekadau

    Bangun 17 Rumah Adat Selama 2025, Bupati Aron Tegaskan Komitmen Jaga Martabat Budaya Sekadau

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Pemerintah Kabupaten Sekadau kembali menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kekayaan budaya lokal. Hal ini dibuktikan dengan peresmian Rumah Adat Dayak Ketungau Tesaek di Kampung Serasau, Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, oleh Bupati Sekadau, Aron, pada Sabtu (24/01/2026). Ketua Panitia Pembangunan, Enisius Asus Sukardi, dalam laporannya menyebutkan bahwa rumah adat ini bukan hanya sekadar bangunan […]

  • Hanya 3 Bahan, Inilah Cara Membuat Bakso Goreng Mekar yang Krispi untuk Camilan Keluarga

    Hanya 3 Bahan, Inilah Cara Membuat Bakso Goreng Mekar yang Krispi untuk Camilan Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

          LawangKuari.Com – Menemukan ide kudapan yang lezat namun praktis kini semakin mudah berkat kreativitas kuliner yang dibagikan melalui kanal YouTube Pojok Ceu Inday. Salah satu resep yang menarik perhatian adalah Bakso Goreng Mekar yang hanya menggunakan tiga bahan utama. Resep ini tidak hanya cocok sebagai camilan di rumah, tetapi juga memiliki nilai […]

  • Rumah hingga Rp5 Miliar Bebas PPN di 2026, Ini Aturan Lengkapnya

    Rumah hingga Rp5 Miliar Bebas PPN di 2026, Ini Aturan Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Lawang Kuari
    • 0Komentar

    LawangKuari.com – Kabar baik bagi industri properti dan calon pembeli rumah. Pemerintah resmi memperpanjang fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian rumah tapak dan satuan rumah susun sepanjang tahun 2026. Insentif ini diatur dalam PMK Nomor 90 Tahun 2025, di mana pemerintah menanggung penuh PPN atas harga jual rumah […]

expand_less