Pilih Susu Terbaik Sapi atau Nabati? Simak Penjelasan Lengkap dari Sisi Medis Berikut In
- account_circle Anisa
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

Pilih Susu Terbaik: Sapi atau Nabati? Simak Analisis Nutrisinya Menurut Dokter ( FOTO : YouTube )
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lawang Kuari.Com– Di era pangan modern saat ini, pilihan konsumsi susu masyarakat tidak lagi terbatas pada susu sapi atau kambing saja. Saat ini, rak supermarket dipenuhi dengan berbagai varian susu nabati yang kian populer. Meski secara biologis susu nabati merupakan cairan dari tumbuhan yang menyerupai tekstur susu, setiap jenisnya memiliki profil nutrisi yang sangat berbeda.
Mengutip penjelasan dari kanal kesehatan “Ini Kata Dokter”, pemilihan jenis susu yang tepat sangat bergantung pada kondisi kesehatan dan gaya hidup masing-masing individu. Tidak ada satu jenis susu yang bisa diklaim sebagai yang terbaik untuk semua orang secara umum.
Susu Sapi: Unggul dalam Kelengkapan Nutrisi Alami
Susu sapi hingga kini masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang memprioritaskan kelengkapan nutrisi. Secara alami, susu hewani ini kaya akan protein berkualitas tinggi, kalsium, Vitamin B12, dan fosfor. Unsur-unsur tersebut sangat krusial bagi pertumbuhan otot serta menjaga kepadatan tulang.
Namun, terdapat catatan penting bagi sebagian orang. Kandungan laktosa dalam susu sapi dapat memicu gangguan pencernaan, seperti perut kembung atau diare, bagi mereka yang memiliki kondisi intoleransi laktosa.
Perbandingan Susu Nabati: Kedelai, Oat, dan Almond
Sebagai alternatif, berbagai jenis susu nabati menawarkan keunggulan yang berbeda-beda sesuai kebutuhan metabolisme tubuh:
• Susu Kedelai: Merupakan opsi nabati yang paling mendekati profil nutrisi susu sapi, terutama karena kadar proteinnya yang tinggi. Sangat ideal bagi mereka yang menghindari produk hewani namun tetap ingin menjaga asupan protein.
• Susu Oat: Pilihan menarik bagi kesehatan jantung karena mengandung serat larut beta-glukan yang membantu menurunkan kolesterol. Teksturnya yang lebih kental (creamy) menjadi daya tarik tersendiri, meski proteinnya lebih rendah dari kedelai.
• Susu Almond: Menjadi favorit bagi pelaku diet rendah kalori karena jumlah kalorinya yang sangat kecil, dengan catatan dikonsumsi tanpa gula tambahan.
• Susu Beras: Dianggap sebagai opsi paling aman bagi individu dengan alergi kompleks (alergi susu sapi, kacang, dan kedelai). Namun, nutrisinya tergolong rendah karena didominasi karbohidrat tanpa protein yang mencukupi.
Tips Memilih Produk Susu yang Sehat
Pihak Ini Kata Dokter mengingatkan masyarakat agar lebih teliti dalam membaca label kemasan, terutama pada produk susu nabati. Karena nutrisinya tidak selengkap susu hewani, sangat disarankan untuk memilih produk yang telah melalui proses fortifikasi.
“Pastikan produk yang Anda pilih sudah melewati proses fortifikasi atau penambahan vitamin esensial seperti Kalsium, Vitamin D3, dan B12,” sebagaimana disampaikan dalam edukasi kesehatan tersebut.
Hal yang tidak kalah penting adalah menghindari konsumsi gula tambahan secara berlebih. Kesimpulannya, susu terbaik bukanlah yang sedang tren, melainkan yang paling sesuai dengan kebutuhan gizi dan kemampuan metabolisme tubuh Anda sendiri.
- Penulis: Anisa
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Kanal YouTube Ini Kata Dokter

Saat ini belum ada komentar