Potensi Besar! Mahasiswa UT Asal Sekadau Tembus 1.023 Orang, Siap Mengabdi Hingga ke Desa
- account_circle Jeckmus
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

Pemkab Sekadau resmi menjalin kerja sama dengan UT Pontianak untuk memperkuat SDM pendidikan. Bupati Aron berharap lulusan PGSD UT penuhi kuota guru di Sekadau. (Foto: Mus Musin)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com — Pemerintah Kabupaten Sekadau resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) Pontianak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan dalam acara Seminar Akademik di Kantor UT Pontianak pada Jumat (6/2/2026).
Acara yang mengangkat tema “Bersama UT Pontianak, Menjangkau Tanpa Batas” ini dihadiri langsung oleh Bupati Sekadau Aron, jajaran pejabat Pemkab Sekadau, pimpinan UT Pontianak, serta para calon wisudawan.
Bupati Sekadau, Aron, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kerja sama ini adalah langkah nyata pemerintah untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik di wilayahnya, terutama untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Kabupaten Sekadau hingga saat ini masih membutuhkan banyak tenaga pengajar. Melalui kerja sama ini, kami berharap mahasiswa dan lulusan UT, khususnya dari Program Studi PGSD, bisa langsung berkontribusi membangun dunia pendidikan di daerah kita,” ujar Aron.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Sekadau sangat terbuka dan siap memfasilitasi mahasiswa UT yang ingin melaksanakan praktik lapangan (PPL), magang, atau KKN di sekolah-sekolah yang berada di bawah kewenangan daerah.
Direktur UT Pontianak, Romi Siswanto, menyambut hangat sinergi ini. Menurutnya, dukungan dari Pemkab Sekadau sangat membantu mahasiswa PGSD dalam menyelesaikan kewajiban akademik mereka.
“Mahasiswa PGSD UT wajib praktik di sekolah dasar. Dengan adanya kesepakatan ini, sekolah-sekolah di Sekadau kini resmi menjadi lokasi praktik mereka, sehingga proses belajar mereka jadi lebih maksimal,” jelas Romi.
Ketua Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Sekadau, Abang Mohd Firman, menambahkan data yang cukup menarik. Saat ini, ada sebanyak 1.023 mahasiswa aktif UT yang berasal dari Kabupaten Sekadau, di mana setengahnya adalah mahasiswa PGSD.
“Mahasiswa kita tersebar di 7 kecamatan dan 98 desa. Ini adalah potensi besar untuk memenuhi kebutuhan guru, terutama di wilayah pedesaan yang sulit dijangkau,” kata Firman.
Selain urusan kerja sama, acara tersebut juga diisi dengan seminar akademik yang menghadirkan narasumber dari Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir generasi pendidik yang berkualitas dan siap memajukan pendidikan di Bumi Lawang Kuari.
- Penulis: Jeckmus
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar