Siaga Darurat di Perbatasan: Banjir Entikong Capai Dua Meter, Warga Dievakuasi Pakai Perahu Darurat
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- print Cetak

Siaga Darurat di Perbatasan: Banjir Entikong Capai Dua Meter, Warga Dievakuasi Pakai Perahu Darurat. (Foto: Humas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com – Bencana banjir besar melanda wilayah perbatasan di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Jumat (9/1/2026). Curah hujan tinggi yang mengguyur sejak malam hari memicu luapan Sungai Sekayam, yang kini merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian air mencapai hingga dua meter.
Kondisi diperparah oleh kiriman air dari wilayah hulu, terutama dari Desa Suruh Tembawang. Hal ini menyebabkan debit air di wilayah hilir meningkat sangat cepat dan meluas ke sejumlah desa di dataran rendah serta kawasan bantaran sungai.
Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring, menjelaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama saat ini. Tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, dan pemerintah kecamatan telah diterjunkan ke titik-titik lokasi terdampak untuk melakukan penyelamatan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, mengingat debit air Sungai Sekayam masih berpotensi meningkat,” ujar AKP Donny Sembiring, Jumat (9/1/2026).
Berdasarkan data lapangan, Desa Entikong menjadi wilayah yang terdampak paling parah. Di Jalan Pak Tangkir, ketinggian air terpantau mencapai kurang lebih dua meter dan merendam sedikitnya 15 rumah warga. Kondisi serupa terjadi di Komplek Bea Cukai Lama dengan ketinggian air 1,5 meter yang berdampak pada 10 rumah.
Selain di pusat kecamatan, beberapa desa lain juga melaporkan kondisi mengkhawatirkan:
• Desa Pala Pasang: Banjir setinggi setengah meter merendam Dusun Suruh Engkadok, melumpuhkan akses jalan warga.
• Dusun Sontas: Air mencapai ketinggian satu meter dan merendam dua rumah warga.
• Desa Semanget: Dusun Semeng tergenang air setinggi 0,5 meter.
• Desa Suruh Tembawang: Air di Dusun Kebak Raya dilaporkan sudah sejajar dengan permukaan sungai dan terus naik.
Dalam situasi darurat, petugas di lapangan melakukan langkah kreatif untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses kendaraan. Lantaran terbatasnya armada, aparat gabungan membuat perahu darurat menggunakan drum dan ban bekas untuk mengevakuasi warga, terutama lansia dan anak-anak.
“Aparat gabungan telah mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman serta mendirikan posko darurat bencana sebagai pusat koordinasi dan pelayanan sementara,” tambah Kapolsek.
Hingga saat ini, proses pendataan terhadap fasilitas umum dan jumlah pasti rumah yang rusak masih terus berjalan. Polsek Entikong juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sanggau untuk meminta tambahan bantuan perahu karet serta rompi pelampung guna mendukung keselamatan personel dan warga di lapangan.
Pemerintah juga mengingatkan wilayah hilir seperti Kecamatan Sekayam, Beduai, dan Kembayan untuk bersiaga penuh terhadap potensi banjir kiriman yang diprediksi akan sampai dalam waktu dekat.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Humas Polres

Saat ini belum ada komentar