Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Perketat Pengawasan Satwa Dilindungi, BKSDA Terima Penyerahan Trenggiling Hasil Tangkapan Satgas Pamtas

Perketat Pengawasan Satwa Dilindungi, BKSDA Terima Penyerahan Trenggiling Hasil Tangkapan Satgas Pamtas

  • account_circle Tim
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LawangKuari.Com — Sinergi lintas instansi di wilayah perbatasan Kalimantan Barat kembali membuahkan hasil positif dalam upaya perlindungan satwa liar yang terancam punah. Pada Senin, 16 Februari 2026, telah dilaksanakan aksi penyelamatan dan serah terima seekor Trenggiling (Manis javanica) di BKSDA Resort Sanggau Ledo, Pos Jagoi Babang.

Operasi ini melibatkan kolaborasi intensif antara Satgas Pamtas RI-MLY, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT), serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Penyelamatan satwa bersisik ini menjadi bukti nyata bahwa pengawasan di garis perbatasan negara saat ini sangat ketat, terutama terhadap penyelundupan komoditas hayati.

Kronologi penyelamatan ini bermula saat personel Satgas Pamtas RI-MLY dari Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad bertugas melakukan pengamanan wilayah di Pos Semunying.

Petugas berhasil mengamankan satwa tersebut saat menjalankan tugas rutin. Menyadari Trenggiling adalah satwa dilindungi, pihak Satgas Pamtas segera melakukan koordinasi cepat.

Koordinasi dilakukan dengan pihak Karantina Kalbar Satpel PLBN Jagoi Babang guna memastikan penanganan satwa sesuai dengan prosedur hukum dan kesehatan hewan.

Langkah ini diambil agar satwa yang ditemukan mendapatkan perawatan yang tepat sebelum akhirnya dipindahkan ke otoritas konservasi yang berwenang.

Proses serah terima berlangsung selama dua jam dengan memprioritaskan aspek kesehatan serta legalitas satwa yang dilindungi undang-undang tersebut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh petugas Karantina Satpel Jagoi Babang, personel Satgas Pamtas, serta pihak BKSDA Kalbar Resort Sanggau Ledo yang menerima langsung satwa itu.

Pemeriksaan fisik dilakukan secara saksama untuk memastikan kondisi klinis Trenggiling tersebut benar-benar dalam keadaan baik dan sehat.

“Pemeriksaan fisik dilakukan secara saksama untuk memastikan kondisi klinis Trenggiling dalam keadaan baik,” ujar Noval Isnaeni, Penanggung jawab Satpel PLBN Jagoi Babang.

Pasca penyerahan, Trenggiling tersebut kini berada di bawah pengawasan ketat di Resort Sumber Daya Alam (SDA) Sanggau Ledo untuk menjalani tahapan observasi.

Observasi mendalam ini bertujuan untuk memastikan sifat liar dan kesehatannya tetap terjaga sebelum nantinya dikembalikan ke habitat aslinya.

Langkah kolaboratif ini sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Berdasarkan aturan tersebut, Badan Karantina Indonesia memiliki mandat kuat untuk memperketat pengawasan terhadap Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL).

Tugas karantina kini tidak hanya terbatas pada pencegahan hama penyakit, tetapi juga menjadi garda terdepan pengendalian pengangkutan satwa di pintu perbatasan negara.

Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap peredaran satwa dilindungi telah memenuhi aspek kesehatan serta legalitas yang sangat ketat.

Rencana pelepasliaran akan segera dilaksanakan setelah hasil pemantauan menunjukkan bahwa Trenggiling tersebut sudah siap secara fisik untuk kembali ke alam liar.

Aksi ini mempertegas komitmen kuat lintas instansi dalam menjaga kekayaan hayati Indonesia di wilayah garda terdepan perbatasan negara.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peristiwa Pilu di Kampung Rojok, Anak 11 Tahub Tenggelam Terjebak Tali Bawah Jamban

    Peristiwa Pilu di Kampung Rojok, Anak 11 Tahub Tenggelam Terjebak Tali Bawah Jamban

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Mus Mussin
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com – Kabar duka menyelimuti warga Kampung Rojok, Dusun Teribang, Desa Seberang Kapuas. Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat sedang asyik bermain dan mandi di Sungai Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir, Sabtu (17/1/2026). Insiden memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kapolres Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, melalui Kasi Humas AKP […]

  • Polri Apresiasi Atlet Peraih Medali SEA Games 2025, Siapkan Kenaikan Pangkat

    Polri Apresiasi Atlet Peraih Medali SEA Games 2025, Siapkan Kenaikan Pangkat

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Lawang Kuari
    • 0Komentar

    LawangKuari.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada atlet-atlet Polri yang berhasil mengharumkan nama Indonesia pada ajang SEA Games 2025. Sebanyak 38 personel Polri tercatat meraih medali dari berbagai cabang olahraga. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia yang digelar di The Tribrata, Jakarta Selatan, […]

  • Bangun 17 Rumah Adat Selama 2025, Bupati Aron Tegaskan Komitmen Jaga Martabat Budaya Sekadau

    Bangun 17 Rumah Adat Selama 2025, Bupati Aron Tegaskan Komitmen Jaga Martabat Budaya Sekadau

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Pemerintah Kabupaten Sekadau kembali menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kekayaan budaya lokal. Hal ini dibuktikan dengan peresmian Rumah Adat Dayak Ketungau Tesaek di Kampung Serasau, Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, oleh Bupati Sekadau, Aron, pada Sabtu (24/01/2026). Ketua Panitia Pembangunan, Enisius Asus Sukardi, dalam laporannya menyebutkan bahwa rumah adat ini bukan hanya sekadar bangunan […]

  • Tambang Liar Kian Masif, Bareskrim Minta Warga Aktif Melapor

    Tambang Liar Kian Masif, Bareskrim Minta Warga Aktif Melapor

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Lawang Kuari
    • 0Komentar

    LawangKuari.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri membuka saluran pengaduan khusus untuk menampung laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan ilegal yang masih marak di Sumatera Barat. Langkah ini ditempuh guna mempercepat penindakan terhadap praktik tambang liar yang dinilai kian masif. Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni mengatakan, pihaknya telah menyiapkan hotline pengaduan yang […]

  • Sekda Pontianak: Belanja Modal adalah Investasi Adil yang Dinikmati Seluruh Warga Kota

    Sekda Pontianak: Belanja Modal adalah Investasi Adil yang Dinikmati Seluruh Warga Kota

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan pentingnya mempertahankan prioritas belanja modal atau investasi pembangunan fisik di tengah upaya efisiensi anggaran daerah tahun 2026. Menurutnya, belanja modal merupakan instrumen paling adil dalam struktur anggaran karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. “Belanja modal itu investasi pemerintah yang dinikmati semua warga kota. […]

  • Penantian Panjang Warga Desa Sungai Sambang Berakhir, Jembatan Merah Putih Sungai Menterap Resmi Beroperasi

    Penantian Panjang Warga Desa Sungai Sambang Berakhir, Jembatan Merah Putih Sungai Menterap Resmi Beroperasi

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Bupati Sekadau, Aron, secara resmi meresmikan Jembatan Merah Putih Sungai Menterap yang terletak di Desa Sungai Sambang, Kecamatan Sekadau Hulu. Peresmian infrastruktur vital ini dilaksanakan pada Kamis (12/02/2026). Ratusan warga tampak antusias hadir menyaksikan momen bersejarah bagi konektivitas di wilayah tersebut. Jembatan ini memiliki peran yang sangat strategis. Kehadirannya menjadi penghubung utama bagi […]

expand_less