Breaking News
Trending Tags
Beranda » Artikel » Satu Persen Bagikan Strategi Manajemen Waktu: Cara Kelola 168 Jam Agar Produktif dan Bahagia

Satu Persen Bagikan Strategi Manajemen Waktu: Cara Kelola 168 Jam Agar Produktif dan Bahagia

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Lawang Kuari.Com – Banyak individu merasa waktu 24 jam dalam sehari tidak cukup untuk menyelesaikan tumpukan pekerjaan. Fenomena bekerja hingga kurang tidur namun tugas tak kunjung usai sering kali bersumber dari manajemen waktu yang kurang tepat, bukan sekadar beban kerja yang berlebihan.

Indonesian Life School, Satu Persen, menekankan pentingnya kesadaran bahwa manusia sering kali gagal dalam memperkirakan durasi pengerjaan tugas. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut adalah empat langkah strategis dalam mengelola waktu agar lebih efisien dan menjaga kesehatan mental.

1. Mencatat Penggunaan Waktu (Time Logs)

Langkah awal yang disarankan adalah melakukan evaluasi diri melalui catatan penggunaan waktu minimal selama tiga hari. Masyarakat diajak untuk mencatat setiap aktivitas yang dilakukan dari bangun tidur hingga kembali beristirahat.

Pencatatan ini bisa menggunakan aplikasi digital maupun buku catatan fisik. Tujuannya adalah agar individu menyadari durasi waktu yang terbuang untuk aktivitas tidak produktif serta mampu menghitung estimasi waktu nyata bagi setiap pekerjaan di masa depan.

2. Perencanaan Mingguan secara Menyeluruh

Satu Persen menyarankan agar individu tidak hanya mengandalkan daftar tugas (to-do list), melainkan beralih ke penjadwalan di kalender. Fokus utama dalam langkah ini adalah memprioritaskan hal-hal yang dikuasai dan memberikan kebahagiaan.

Tugas-tugas kecil yang menyita waktu, seperti merapikan kotak masuk surat elektronik atau membalas pesan yang tidak mendesak, sebaiknya didelegasikan jika memungkinkan agar efisiensi kerja meningkat.

3. Membangun Ritual Pagi yang Konsisten

Pagi hari dianggap sebagai waktu paling berharga karena sepenuhnya berada di bawah kendali pribadi, berbeda dengan siang hari yang cenderung bersifat responsif terhadap instruksi pihak lain.

Membangun alur pagi yang konsisten, seperti meditasi, olahraga, atau perencanaan jangka panjang, memberikan dampak positif yang signifikan. Melakukan kegiatan penting yang tidak mendesak di pagi hari terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.

4. Menjadwalkan Waktu Luang dan Hiburan

Menyeimbangkan kerja dengan waktu santai adalah kunci mencegah kelelahan mental (burnout). Adanya jadwal hiburan menciptakan efek antisipasi yang memotivasi seseorang saat bekerja karena terdapat “hadiah” yang telah direncanakan.

Salah satu tips khusus yang dibagikan adalah menjadwalkan kegiatan menyenangkan pada Minggu malam. Hal ini bertujuan untuk melawan rasa cemas menghadapi hari Senin atau yang dikenal dengan istilah Monday Blues.

“Manajemen waktu adalah tentang sistem, bukan beban. Yang penting adalah konsistensi untuk terus berkembang,” sebagaimana dikutip dari materi edukasi Satu Persen.

Masyarakat tidak dituntut untuk langsung sempurna dalam menerapkan sistem ini, namun bisa memulai dari langkah kecil seperti menjadwalkan tiga hari dalam seminggu secara konsisten.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Dilantik! Inilah 5 Pimpinan Baznas Kalbar 2025-2030 yang Siap Inovasi Urus Zakat

    Resmi Dilantik! Inilah 5 Pimpinan Baznas Kalbar 2025-2030 yang Siap Inovasi Urus Zakat

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Barat periode 2025-2030. Prosesi pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar pada Jumat (9/1/2026) ini menjadi babak baru dalam pengelolaan zakat di wilayah tersebut. Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa pengelolaan zakat bukan […]

  • Kasus Kuota Tambahan Haji 2024, Eks Menag Yaqut dan Gus Alex Jadi Tersangka

    Kasus Kuota Tambahan Haji 2024, Eks Menag Yaqut dan Gus Alex Jadi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Lawang Kuari
    • 0Komentar

    LawangKuari.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyalahgunaan kuota tambahan ibadah haji tahun 2024. Dalam perkara yang sama, KPK juga menetapkan staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz, sebagai tersangka. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penetapan tersangka tersebut dilakukan berdasarkan keputusan pimpinan KPK […]

  • Tradisi Pedang Pora dan Adat Dayak Warnai Penyambutan AKBP Andhika Wiratama sebagai Kapolres Sekadau

    Tradisi Pedang Pora dan Adat Dayak Warnai Penyambutan AKBP Andhika Wiratama sebagai Kapolres Sekadau

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com – Kepolisian Resor (Polres) Sekadau menggelar upacara Farewell and Welcome Parade sebagai bentuk penghormatan dan tradisi kedinasan dalam rangka pergantian pimpinan. Acara ini menandai pelepasan Kapolres Sekadau lama, AKBP Donny Molino Manoppo, sekaligus penyambutan Kapolres Sekadau yang baru, AKBP Andhika Wiratama, di Mapolres Sekadau, Rabu (7/1/2026). Kedatangan AKBP Andhika Wiratama beserta istri, Esty Andhika, […]

  • Penantian Panjang Warga Desa Sungai Sambang Berakhir, Jembatan Merah Putih Sungai Menterap Resmi Beroperasi

    Penantian Panjang Warga Desa Sungai Sambang Berakhir, Jembatan Merah Putih Sungai Menterap Resmi Beroperasi

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Bupati Sekadau, Aron, secara resmi meresmikan Jembatan Merah Putih Sungai Menterap yang terletak di Desa Sungai Sambang, Kecamatan Sekadau Hulu. Peresmian infrastruktur vital ini dilaksanakan pada Kamis (12/02/2026). Ratusan warga tampak antusias hadir menyaksikan momen bersejarah bagi konektivitas di wilayah tersebut. Jembatan ini memiliki peran yang sangat strategis. Kehadirannya menjadi penghubung utama bagi […]

  • Jangan Dipaksakan! Inilah Tanda Bahaya bagi Penyandang Diabetes Saat Menjalankan Puasa

    Jangan Dipaksakan! Inilah Tanda Bahaya bagi Penyandang Diabetes Saat Menjalankan Puasa

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com – Menjalankan ibadah puasa bagi penyandang diabetes atau diabetesi memerlukan perhatian dan kehati-hatian ekstra. Perubahan pola makan serta jadwal konsumsi obat selama berpuasa secara langsung akan memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh. Penting bagi para diabetesi untuk mengenali sinyal atau tanda bahaya agar terhindar dari komplikasi kesehatan yang fatal. Hal tersebut disampaikan oleh tenaga […]

  • Sungai Diduga Tercemar Akibat PETI, Kapolres Sekadau Tegaskan Pertambangan Ilegal Langgar Hukum

    Sungai Diduga Tercemar Akibat PETI, Kapolres Sekadau Tegaskan Pertambangan Ilegal Langgar Hukum

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga mencemari aliran sungai di sejumlah wilayah Kabupaten Sekadau mendapat perhatian serius dari kepolisian. Sejumlah warga sebelumnya telah menyampaikan keberatan serta kekhawatiran mereka atas dampak kerusakan lingkungan yang mulai terlihat di area sungai. Warga juga merasa cemas terhadap potensi gangguan kesehatan karena aliran sungai tersebut selama […]

expand_less