Penantian Panjang Warga Desa Sungai Sambang Berakhir, Jembatan Merah Putih Sungai Menterap Resmi Beroperasi
- account_circle Komf/Tim
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Bupati Sekadau Aron meresmikan Jembatan Merah Putih Sungai Menterap di Desa Sungai Sambang. Jembatan ini menjadi urat nadi penghubung antar-desa hingga ke Sintang. (Foto: Komf.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LawangKuari.Com — Bupati Sekadau, Aron, secara resmi meresmikan Jembatan Merah Putih Sungai Menterap yang terletak di Desa Sungai Sambang, Kecamatan Sekadau Hulu. Peresmian infrastruktur vital ini dilaksanakan pada Kamis (12/02/2026). Ratusan warga tampak antusias hadir menyaksikan momen bersejarah bagi konektivitas di wilayah tersebut.
Jembatan ini memiliki peran yang sangat strategis. Kehadirannya menjadi penghubung utama bagi sejumlah desa, mulai dari Desa Setawar, Desa Nanga Pemubuh, hingga Desa Mondi.
Bahkan, jembatan ini merupakan jalur penting yang menembus hingga ke wilayah perbatasan Kabupaten Sintang. Jalur darat ini menjadi solusi bagi warga yang selama ini bergantung pada transportasi air.
Dalam sambutannya, Bupati Aron menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini adalah jawaban nyata atas kebutuhan mendasar masyarakat Sekadau Hulu.
“Pembangunan jembatan ini difokuskan pada kebutuhan masyarakat akan akses transportasi darat,” ujar Bupati Aron di hadapan warga yang hadir.
Ia menambahkan bahwa ruas jalan yang dihubungkan oleh jembatan ini cukup panjang dan menjadi akses ekonomi yang sangat penting antar-kabupaten.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia dan Balai Pelaksana Jalan Nasional Provinsi Kalimantan Barat.
Ucapan terima kasih tersebut ditujukan atas dukungan bantuan rangka baja yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau.
Diharapkan, dengan operasionalnya jembatan ini, perkembangan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat setempat dapat meningkat secara signifikan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sekadau, Heri Handoko, memaparkan bahwa jembatan ini melalui perjalanan pembangunan yang cukup panjang.
Perencanaan awal sudah dimulai sejak tahun 2018, yang kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan pondasi pada tahun 2019 silam.
Namun, proyek ini sempat terkendala cukup lama akibat adanya pergeseran anggaran daerah serta hantaman pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.
“Melalui koordinasi intensif dengan Kementerian PUPR, kita akhirnya mendapatkan bantuan rangka baja tipe B pada tahun 2024,” jelas Heri Handoko.
Setelah bantuan rangka baja diterima, proses pengerjaan struktur jembatan segera dikebut hingga akhirnya tuntas sepenuhnya dan siap digunakan.
Selain agenda peresmian, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi sosial. Bupati Aron menyerahkan bantuan kepada seorang anak penderita kelainan mata di Desa Sungai Sambang.
Menutup rangkaian kunjungan kerjanya, Bupati Aron juga meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Engkayas.
Proyek Jembatan Engkayas tersebut rencananya akan dikerjakan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Agro Andalan (AAN).
- Penulis: Komf/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar