Breaking News
Trending Tags
Beranda » Artikel » Tips Mengolah Pisang Terlalu Matang Agar Tidak Terbuang Menurut Mama Akbar Alicia

Tips Mengolah Pisang Terlalu Matang Agar Tidak Terbuang Menurut Mama Akbar Alicia

  • account_circle Keyin
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

 

LawangKuari.Com – Memanfaatkan sisa bahan makanan di dapur kini menjadi salah satu langkah efektif untuk menekan angka limbah rumah tangga. Salah satu bahan pangan yang sering dianggap tidak layak konsumsi saat kulitnya mulai menghitam adalah buah pisang. Padahal, buah dalam kondisi tersebut masih memiliki manfaat besar jika diolah dengan cara yang tepat.

Melalui unggahan video singkat pada Rabu, 19 Juni 2024, kreator konten kuliner, Mama Akbar Alicia, memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menyikapi buah pisang yang sudah sangat matang agar tetap bernilai guna.

Jangan Dibuang, Pisang Sangat Matang Masih Bisa Dikonsumsi

Dalam video berdurasi singkat tersebut, Mama Akbar Alicia mengingatkan para pengikutnya untuk tidak terburu-buru membuang stok buah mereka meskipun tampilannya sudah berubah. “Punya pisang kematangan? Stop jangan dibuang!” tegasnya dalam video tersebut.

Menurut pandangannya, pisang yang telah mencapai tingkat kematangan maksimal justru memiliki keunggulan tersendiri, yakni cita rasa yang lebih manis dan tekstur yang sangat pas untuk berbagai jenis masakan. “Matang banget enaknya kita olah jadi apa ya guys?” lanjutnya sembari mengajak penonton untuk berinteraksi dan berbagi ide di kolom komentar.

Potensi Olahan Makanan dari Pisang Kematangan

Secara umum, pisang yang sangat matang dikenal sangat cocok untuk dijadikan bahan dasar camilan seperti bolu pisang, cekodok, hingga pisang goreng madu. Hal ini disebabkan oleh kandungan gula alami yang meningkat seiring tingkat kematangan buah, sehingga memberikan rasa manis yang lebih pekat.

Diskusi yang dibangun dalam video tertanggal 19 Juni 2024 tersebut bertujuan untuk menggali kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan yang hampir terbuang menjadi sajian yang kembali layak dikonsumsi. Upaya ini sejalan dengan kampanye meminimalisir limbah makanan (food waste) yang saat ini tengah populer di berbagai kalangan masyarakat.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Diduga Tercemar Akibat PETI, Kapolres Sekadau Tegaskan Pertambangan Ilegal Langgar Hukum

    Sungai Diduga Tercemar Akibat PETI, Kapolres Sekadau Tegaskan Pertambangan Ilegal Langgar Hukum

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga mencemari aliran sungai di sejumlah wilayah Kabupaten Sekadau mendapat perhatian serius dari kepolisian. Sejumlah warga sebelumnya telah menyampaikan keberatan serta kekhawatiran mereka atas dampak kerusakan lingkungan yang mulai terlihat di area sungai. Warga juga merasa cemas terhadap potensi gangguan kesehatan karena aliran sungai tersebut selama […]

  • Siaga Darurat di Perbatasan: Banjir Entikong Capai Dua Meter, Warga Dievakuasi Pakai Perahu Darurat

    Siaga Darurat di Perbatasan: Banjir Entikong Capai Dua Meter, Warga Dievakuasi Pakai Perahu Darurat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com – Bencana banjir besar melanda wilayah perbatasan di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Jumat (9/1/2026). Curah hujan tinggi yang mengguyur sejak malam hari memicu luapan Sungai Sekayam, yang kini merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian air mencapai hingga dua meter. Kondisi diperparah oleh kiriman air dari wilayah hulu, terutama dari Desa Suruh […]

  • Sanherib Sabet Juara! Bupati Aron Tutup Turnamen Sepak Bola HUT Pemda Sekadau ke-22

    Sanherib Sabet Juara! Bupati Aron Tutup Turnamen Sepak Bola HUT Pemda Sekadau ke-22

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Bupati Sekadau, Aron, secara resmi menutup gelaran Turnamen Sepak Bola dalam rangka memeriahkan HUT Pemda Kabupaten Sekadau ke-22. Acara penutupan yang meriah ini berlangsung di Lapangan Ej. Lantu, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, mulai dari Kapolres Sekadau, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kasat […]

  • Mengapa Gigi Tetap Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasan Medis dan Solusinya

    Mengapa Gigi Tetap Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasan Medis dan Solusinya

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      Lawang Kuari.Com  – Memiliki deretan gigi putih cemerlang sering kali dianggap sebagai standar kebersihan mulut yang utama. Namun, banyak masyarakat yang merasa kurang percaya diri karena giginya tetap tampak kekuningan meski sudah rutin menyikat gigi. Berdasarkan informasi medis yang dihimpun dari kanal Ini Kata Dokter, warna gigi manusia sebenarnya sangat dipengaruhi oleh anatomi alami […]

  • Diserbu Emak-emak, Gubernur Ria Norsan Buka Pasar Murah dan Berbagi Tips Simpan Uang Aman di Sekadau

    Diserbu Emak-emak, Gubernur Ria Norsan Buka Pasar Murah dan Berbagi Tips Simpan Uang Aman di Sekadau

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    LawangKuari.Com — Melanjutkan agenda Safari Ramadan di wilayah timur Kalimantan Barat, Gubernur Ria Norsan tiba di Kabupaten Sekadau pada Selasa (24/2/2026). Kedatangan orang nomor satu di Kalbar ini disambut hangat oleh Bupati Sekadau, Aron, beserta jajaran di Masjid Agung Sultan Anum Sekadau. Sebelum memulai rangkaian acara inti Safari Ramadan, Gubernur secara resmi membuka gelaran Pasar […]

  • Pemerintah Bentuk Satgas, Anggaran Pascabencana Sumatra Capai Rp60 Triliun

    Pemerintah Bentuk Satgas, Anggaran Pascabencana Sumatra Capai Rp60 Triliun

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Lawang Kuari
    • 0Komentar

    LawangKuari.com – Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra mencapai sekitar Rp60 triliun. Dana tersebut disiapkan di luar anggaran rutin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan akan difokuskan pada pemulihan infrastruktur serta sektor pertanian yang mengalami kerusakan signifikan. Setelah rangkaian bencana besar melanda sejumlah daerah di Sumatra, pemerintah kini mengalihkan perhatian […]

expand_less